Happy reading!! 😊😊
"Kamu yang kemarin saya tilang? "Ujar seorang polisi setelah menepuk pundak Vera dari samping, Vera terkejut pastinya, huh mengagetkan saja.
"Wali kamu? "Tanya lagi polisi itu karena melihat dari seragam SMA yang Vera kenakan.
"Ehm,, ayah saya sibuk pak, aslinya udah janji buat ikut dateng, tapi tadi udah ditelfon berkali kali ga di jawab"Vera berusaha tetap tenang tapi tidak bisa karena polisi itu menatap nya seakan ia adalah pelaku kejahatan berat. Seram sekali.
"Ray!" belum polisi itu berbicara lagi, tiba tiba ia dipanggil dari arah belakang oleh seorang polisi juga.
Aldo berlari kecil menghampiri temannya yang sedang berbicara dengan seorang gadis SMA, karena ingin mengajak Rayhan makan siang bersama.
"Loh kamu?"Aldo membelalak kan matanya melihat seorang gadis SMA yang sedang ber bicara dengan Rayhan.
Vera menyerengit heran dengan orang yang baru datang menghampiri polisi yang sedang mengajaknya bicara. Ia tak ingat orang tersebut.
"Kenal? " Tanya polisi yang bernama Rayhan tersebut kepada Aldo. Aldo mengangguk dengan cepat tapi tidak dengan Vera, siapa dia? Perasaan ia tak mengenal seorang polisi selama hidupnya.
"Kopi hitam ninja merah!" Aldo memberitahu Rayhan, bahwa Vera yang selama ini ia ceritakan kepada Rayhan dan cari cari. Aldo tersenyum sumringah menatap Vera.
Kopi hitam? Ninja merah? Ya ia suka kopi hitam dan memiliki motor ninja merah juga, tapi dari mana polisi ini tahu tentangnya?
"Oh! Yang selalu lo car.. awhsss" Belum sempat Rayhan memberitahu bila ia baru ingat, Aldo reflek menyikut perut Rayhan dengan keras.
Vera semakin bingung dengan tingkah dua polisi dihadapannya kenapa kelakuannya tak jauh beda dengan teman absurd di kelasnya?
Aldo menarik tangan Vera menjauh dari Rayhan dan membawanya ke depan pagar kantornya.
Rayhan mendumal tak jelas karena perutnya disikut tidak minta maaf, dan sekarang menyelonong pergi membawa anak orang.
"Pak lepasin pak, bapak ini kenapa ya? "Vera mencoba melepas tangannya dari genggaman Aldo yang kuat. Namun tak direspon apapun oleh Aldo.
Akhirnya mereka berhenti setelah berada di parkiran. Aldo melepasakan tangan Vera dan berbalik ke arah Vera.
"Kamu kesini karena kena tilang ya? " tanya Aldo tidak melepas senyumnya yang sangat sumringah.
Ini polisi apa cenayang sih? tau tentang Vera,bahkan tau alasan dia berada disini. Heran, apa yang polisi itu inginkan darinya? Vera harus waspada.
"Ini saya, yang di cafesthetic, strowberry milkshake dan donat" ujar Aldo meyakinkan karena tau pasti Vera melupakan nya. Vera berpikir sebentar, Ah dia ingat! Pak polisi aneh yang suka makanan manis.
"Pak Aldo? "Vera tidak menebak, karena ia bisa melihat nama Aldo di seragam yang Aldo kenakan.
Aldo mengangguk cepat. Kemudian ia menjelaskan bahwa ia tahu mengapa Vera disini, karena ia sudah melihat ninja merah diangkut ke kantornya sabtu sore lalu. Saat itu ia juga ingin pulang karena pekerjaannya telah selesai,tak tahu angin dari mana ia langsung bisa menebak bahwa motor ninja merah yang diangkut ke kantornya adalah milik gadis yang ia cari juga, Vera. Memang ya jodoh tidak akan kemana, mungkin keliling keliling dulu.
"Trus orang tua kamu mana? " Aldo bertanya sambil mengedar kan pandangannya ke sekeliling.
"Ga bisa dateng karena sibuk pak. Udah janji sih, tapi ya gitu" Vera menghela nafasnya kasar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Exchange
RomanceSeorang gadis SMA yang memiliki kelakuan yang tak sewajarnya gadis gadis lain lakukan. Suka kopi hitam, menaiki motor ninja, membaca berita seputar masyarakat, beladiri, olahraga, dll. Dia Anastasia Aloevera. Aldo Putra Winata.Seorang polisi yang...
