Harus riset di Google dulu sih ini, parah. Maaf kalau nggak sesuai sama kenyataan, soalnya aku kan nggak tau… hiks…
Maaf juga baru up jam segini, aku keasyikan baca cerita lain:)
*#*
Zion mengalihkan pandangannya dan pandangan Farrel yang ada di gendongannya ke arah monitor USG saat sang dokter telah menggerakkan bagian alat USG yang dinamakan transduser di atas perut Ella yang telah dilapisi oleh gel khusus.
"Di situ ada adeknya Farrel" tunjuk Zion pada monitor
Farrel nampak mengerutkan keningnya dalam, "Yang mana sih, Pa?" tanyanya bingung
"Papa juga nggak tau yang mana sih" ujar Zion dengan tatapan sama-sama bingung
"Papa ih…" kata Farrel dengan bibir mengerucut
"Adeknya yang itu" sahut sang dokter sambil menunjuk bagian tengah monitor dengan tersenyum geli
"Kok kecil banget?" tanya Farrel
"Nanti makin lama adeknya makin besar kok, terus nanti lahir dan ketemu sama kalian" jawab sang dokter sambil terus tersenyum
Zion pun beralih menatap dokter perempuan itu dan bertanya, "Nggak ada yang perlu dikhawatirkan kan, dok?"
Dokter itu tersenyum lalu menggeleng, "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, ibu dan janinnya sama-sama sehat. Mau mendengar detak jantungnya?" tawarnya kemudian
Zion dan Ella saling bertatapan sambil tersenyum. Setelah itu Zion mengangguk ke arah dokter yang diketahui bernama dokter Santi.
Dokter Santi pun tersenyum lalu mulai kembali menggerakkan alat USG hingga terdengar detak jantung yang pastinya detak jantung dari anak Ella dan Zion.
"Zi" gumam Ella dengan penuh rasa haru
Zion pun menatap mata istrinya dan menggenggam salah satu tangan Ella lalu mencium punggung tangannya.
"I love you" ucap Zion begitu pelan dengan wajah yang tak kalah bahagia
*#*
"Ah… Farrel tambah berat ya sekarang?" ucap Zion sambil menurunkan Farrel dari gendongannya
"Iya dong, Farrel kan makannya banyak, Pa" balas Farrel
Zion hanya tersenyum lalu mengacak rambut putranya dengan sayang.
"Mama mana ya?" tanya Zion pada Farrel
Mereka berdua baru saja pergi ke luar untuk berjalan-jalan sore sebentar, sedangkan Ella memilih untuk tidak ikut karena dia mengatakan sedang ingin membuat kue coklat.
"Mama!" panggil Farrel
"Mama kamu tuh suka nggak denger kalau dipanggil" ucap Zion sambil menggandeng Farrel memasuki dapur saat tidak mendengar suara sahutan dari manapun
"Zel" panggil Zion pada Ella yang sedang melamun di meja dapur
"Rapunzel…" panggil Zion lagi sambil melambaikan tangannya di depan wajah Ella
"Ella!"
"Hah? Apa?" tanya Ella terkejut
"Kamu ngelamunin apa sih?" tanya Zion sambil membersihkan tepung di rambut istrinya
"Nggak ngelamunin apa-apa kok" jawab Ella
"Serius?" tanya Zion ragu
"Iya"
"Ma, potongin kuenya" sahut Farrel tiba-tiba sambil membawa kue coklat di tangannya ke arah orang tuanya
"Eh kuenya awas jatuh, Farrel" ujar Zion sambil membantu Farrel membawa kue tersebut ke atas meja
KAMU SEDANG MEMBACA
My Rapunzel
Novela Juvenil"El" panggil Zion lembut sambil memegang salah satu tangannya "El, gue minta maaf buat semuanya. Gue mau tanggung jawab atas apa yang udah gue lakuin, dan ini bukti keseriusan gue buat tanggung jawab sama Lo. Please terima gue, nikah sama gue" pinta...
