Warning! Banyak umpatan!
Dan aku juga mau bilang, mungkin dua hari lagi aku bakalan berhenti up dulu:) stok chapter yang udah aku buat tuh abis, tinggal 3 chapter sama yang ini, jadinya kalau ini aku up, tinggal 2 chapter lagi.
Aku lagi mikirin gimana kelanjutannya, aku bingung banget. Tapi aku usahain secepatnya buat lanjut:)
Oke deh gitu aja😗
*#*
"Hola!"
"Kalau masuk rumah itu salam dulu, bego! Nggak peduli itu rumah Lo sendiri apa rumah orang lain, salam dulu!" ujar Zion menyerocos pada Aldo yang membuka pintu rumahnya tanpa mengetuk dan langsung masuk sambil berteriak
"Yaelah Papa Zion sensi banget sih. Nggak dikasih jatah sama Mama Ella ya?" sahut Brian yang langsung mendapat delikan tajam dari Zion
"Bacot Lo!" ketus Zion
"Ini udah pasti tebakan Lo bener sih, Yan" kata Keano ikut-ikutan
Baru saja membuka mulut, Zion harus mengatupkan mulutnya lagi saat mendengar beberapa suara perempuan.
"Woy! Jangan ngehalangin jalan dong!"
"Lo pikir ini pintu nenek moyang Lo apa?!"
"Pamali woy! Jodoh Lo nggak dateng-dateng mampus"
"Lo aja yang jadi jodoh gue" ucap Aldo membalas ucapan Nina
"Najis…"
"Argh!" pekik Aldo saat Nina menendang tulang keringnya
Dan seketika itu tubuh Aldo limbung ke belakang sehingga mau tak mau Brian yang ada di belakangnya ikut terdorong ke belakang dan akhirnya membuat jalan masuk terbuka untuk ketiga teman Ella.
Saat melewati Aldo yang masih berusaha menyeimbangkan tubuhnya, Mita dengan tidak berdosanya malah mendorong dada Aldo dengan jari telunjuknya hingga laki-laki itu kembali terdorong ke belakang.
Bugh...
"Anjing! Kalau jatuh jangan ngajak-ngajak dong!" protes Brian
Tadinya dia sempat menghindar dan menjauh dari tubuh Aldo saat laki-laki itu terhuyung, namun Aldo malah menarik tangannya dan membuatnya jatuh bersama.
"Uh so sweet…" komentar Asya
"So sweet mata Lo?!" sentak Brian berusaha berdiri
"Tinggal Keano" bisik Nina pada Asya
Dan Asya pun langsung menarik tangan Keano dan menghempasnya hingga jatuh menimpa tubuh Brian yang belum benar-benar berdiri.
"Woy anjing! Kenapa gue jadi korban terus?!" kesal Brian sambil menendang Keano agar menjauh dari tubuhnya
Bukannya bersimpati, ketiga gadis itu justru mengibaskan rambutnya ke belakang dan melangkah pergi mencari Ella.
"Ella!"
"Istri Lo kenapa bisa punya temen kayak gitu sih?" tanya Aldo kesal
"Salah kalian sendiri ngehalangin pintu" Zion menggedikkan bahunya acuh lalu melangkah pergi
"Akh! Pinggang gue!" jerit Brian saat berusaha berdiri
"Kenapa? Encok? Nih encok" ucap Keano sambil menendang pinggang Brian pelan
Meskipun pelan, namun Brian tetap merasa sangat kesakitan.
"Akh! Bangsat!" umpat Brian
*#*
KAMU SEDANG MEMBACA
My Rapunzel
Teen Fiction"El" panggil Zion lembut sambil memegang salah satu tangannya "El, gue minta maaf buat semuanya. Gue mau tanggung jawab atas apa yang udah gue lakuin, dan ini bukti keseriusan gue buat tanggung jawab sama Lo. Please terima gue, nikah sama gue" pinta...
