Chapter 21 : Helps Him

3.3K 492 202
                                        

"Potter. Weasley." Panggil Profesor McGonagall ketika mereka sedang berdesakan keluar dari Aula, "Sedang bersantai ya?"

"Kami tidak ada kelas pagi ini," Harry berkata sambil menggandeng tangan Steph dengan mesra, yang membuat Profesor McGonagall agak sedikit geli.

"Kurasa kalian berdua harus masuk ke Kelas Ramuan," Profesor McGonagall berkata dingin, "atau kau tidak punya ambisi lagi untuk menjadi Auror karena dibutakan oleh kekasih mu, Potter?"

"B-bukan nya begitu, Profesor," Harry berkata agak malu, tetapi tangan nya tetap memegang pinggang Steph dengan lembut, "Tapi aku harus meraih nilai mengesankan dalam O.W.L."

"Begitu juga ketika Profesor Snape mengajar Ramuan. Bagaimana pun juga Profesor Slughorn akan sangat bahagia menerima siswa N.E.W.T dengan nilai 'sangat mengesankan'"

"Luar biasa," Harry berkata kaku sambil menatap pacar nya, Steph yang sekarang memegang erat sekali tangan Harry, dan menyenderkan kepala nya di pundak Harry,  "Kami akan langsung segera kesana."

"Bagus, kurasa kau harus mengajak kakak mu juga, Weasley," Profesor McGonagall berkata kepada Steph, yang membuat Steph menoleh kepadanya, "Tampaknya dia akan sangat amat bahagia disana

Steph menoleh mengamati Ron yang sedang berdiri agak jauh dari mereka diantara anak-anak murid yang berdesakan berlalu lalang. Muka nya tampak muram sekali, melemparkan tatapan geram nya kepada Steph dan Harry.

'Akan sangat amat bahagia?' Omong kosong. Dari tampang nya saja seperti orang yang sudah siap mengolok-olok Steph lagi.

"Aku tak mau ambil kelas Ramuan," Cibir Ron dengan suara kesal, seraya mereka bertiga berjalan di koridor yang sangat sepi itu, "Sebentar lagi ada pertandingan uji coba Quidditch, aku harus berlatih."

"Bilang saja kau malas, Ron," Tangkas Steph yang berjalan disamping Harry dengan saling berpegangan tangan.

Ron hanya diam, tetapi dia terus memasang wajah pura-pura geli sekali, melihat kemesraan diantara Steph maupun Harry.

Akhirnya mereka telah sampai di Kelas Ramuan itu, saat mereka masuk kedalam kelas nya, ternyata seperti yang diduga oleh Steph, mereka sepertinya terlambat karena terlihat bahwa Profesor Slughorn sedang menjelaskan materi pelajaran.

"Ah," Profesor Slughorn melemparkan senyuman ramah nya kepada mereka, "Harry, aku mulai cemas kau tidak datang ke kelas ku. Kau mengajak pacar mu juga, rupanya?" Slughorn berkata demikian karena mereka terlihat seperti pasangan yang baru saja berpacaran, maka dari itu orang-orang sudah tahu pasti bahwa mereka berpacaran.

"Dan kau membawa teman mu juga, ah aku tidak melihat mu," Slughorn tertawa pelan setelah Ron menampakkan wajah nya yang muram sekali, melirik kepada Harry dan Steph dengan tatapan iri.

"Ron Weasley, Sir," Ron berkata duluan dengan senyum kaku nya, "dan ini adik ku, Steph Weasley."

"Aku sampai tidak tahu bahwa kalian kakak beradik, tampak nya kau malang sekali ya, Ron Weasley," Profesor Slughorn tertawa yang membuat ekspresi Ron semakin jengkel sekali, merasa bahwa dirinya telah di ejek secara tidak langsung.

Dengan segera Ron berkata, "Tapi aku kurang pandai dalam pelajaran Ramuan, jadi aku akan..."

"Akan ku ajari kau dengan baik, tenang saja. Sekarang keluarkan buku kalian,"

"Maaf, Sir." Steph berkata dengan nada agak canggung, "Aku belum mendapatkan buku, begitu juga dengan Harry dan Ron."

"Ambil yang kau butuhkan di lemari," Profesor Slughorn berkata demikian, dan segera saja mereka bertiga berjalan mendekati lemari itu, "Sebagaimana yang kukatakan, aku telah siapkan ramuan pagi ini. Ada yang tahu apa ini?"

IDENTITY | d. malfoyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang