jadi, nanti kalau cerita ini udh selesai, gue tuh pgn bikin cerita begini gais (ada di tiktok gue btw)
jadi Louis patridge itu tetangga lu yg sebenernya udah jadi mantan, tapi meskipun udh putus, sbnrnya lo sama Louis saling suka.
nah, trs lu punya adek nama nya Aidan Gallagher (adek lu panitia kiamat.)
Nah, lu juga bestie an sama Sadie, Noah, Millie, Finn dll (intinya stranger things semua gituu bayangin aja) DITAMBAH, Newt sm Jaeden Martell juga ahh husband gua😏Narnia juga ditambahin kayak nya sama Avengers sekalian biar tawuran 😏🖖🏻
Terus, lu sekolah di Hogwarts, bestie an sama Luna (bcs bnyk ciwi2 Hogwarts yg gasuka sm lu trmsuk Hermione).
Bnyk bgt cowo2 Hogwarts yg suka sm lu, Harry, Oliver, Draco, Blaise, Cedric dll—tp lu gamau pacaran, karena lu masih susah move on sm Louis ea.
Tp maff saja, cerita nya gak semanis ekspektasi kalian, karena lebih sedih 63% dari Identity 😔🖖🏻.
Gimana gais? semua bias gua, gua taro dalam satu cerita 🤡✋🏻 ANEH BGT ANJRT but yaudahlah ya liat nanti aja jadi atau enggak :(
selamat membaca!!!
***
Steph membuka kedua mata nya yang sayu, dia dapat merasakan hangat nya tempat tidur dengan tubuh nya yang ditutupi oleh selimut putih tebal. Kepala nya terasa berat tak karuan, dia dapat melihat awan yang mulai menghitam, dan kilatan petir menyambar diluar jendela kamar nya.
Dia menarik nafas nya lagi, berusaha membenarkan dirinya untuk duduk diatas tempat tidur nya dengan meminggirkan selimut tebal nya yang membuat dia tersesak karena selimut nya seolah-olah mengikat sekujur tubuh nya.
Steph menoleh kepada tempat tidur di ujung kamar nya, tak ada tanda-tanda bahwa adanya Nadine dengan Draco yang sedang tertidur di ranjang itu yang membuat Steph kebingungan.
Steph mencoba mengingat semua nya. Terakhir kali dia menangis di depan pintu kamar itu, dan sepertinya dia tertidur. Namun lebih tepatnya dia pingsan. Tetapi bagaimana bisa hanya karena hal itu? Siapa yang menggendong tubuh nya untuk masuk kedalam kamar nya?
Dia tidak mau bersikeras untuk memikirkan siapa yang menggendong nya untuk masuk ke dalam kamar. Dia hanya saja malu sekali memikirkan mengapa dia harus pingsan hanya karena melihat Draco dengan Nadine? Benar-benar memalukan.
Steph beranjak dari tempat tidur nya, berjalan ke ujung kamar nya yang terdapat meja panjang. Steph menyeduhkan teh manis hangat di cangkir gelas nya menggunakan teko air panas.
Saat Steph sedang meminum teh nya, seekor burung hantu milik nya, masuk melewati celah jendela kamar yang sudah Steph buka. Burung hantu itu sepertinya basah kuyup karena harus menghindari rintik hujan dan kilatan petir, mata merah nya yang mendelik tajam kepada Steph, dan meletakkan koran harian Daily Prophet diatas meja di dekat teko air panas Steph.
Steph memang sudah lama berlangganan di Daily Prophet, untuk mengawasi apa saja yang terjadi. Steph membiarkan burung hantu nya bertengger di dalam kandang nya, dia hanya fokus membaca Daily Prophet nya untuk mencari-cari apakah Harry masuk ke dalam berita harian lagi atau tidak, sambil meminum teh hangat nya.
Tetapi ternyata tidak ada apa-apa, sepertinya memang Rita Skeeter betul-betul tidak tahu apa yang terjadi pada saat Harry, Hermione, Ron dan dirinya yang kembali ke Malfoy Manor. Syukurlah jika hal itu tidak masuk berita. Cepat-cepat Steph minum teh manis nya lagi sampai habis, meremas-remas koran nya, membuang nya kedalam api unggun dan mengambil secarik kertas perkamen yang ada di dalam koper nya, tinta dan pena bulu nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
IDENTITY | d. malfoy
Fiksi Penggemar17+ Everyone knew, she's something... with Draco. But, you sure you want to judge them? You don't know their background. | BAHASA INDONESIA | *** 2021 © graceeen1 don't copy my story and be a smart reader.
