14) Balikan Bersyarat

465 35 6
                                        

“Sebut saja aku dengan sebutan apapun yang kalian mau karena aku masih mau merima sosok yang pernah menyakitiku, tetapi satu hal yang kalian tahu, kalian tidak akan pernah mengerti jika kalian tidak mengalami.”

🍁🍁🍁

Pemandangan yang tak biasa kini nampak terlihat di depan sebuah rumah mewah bernuansa putih. 

Salah satu anggota penghuni rumah keluar dari rumah dengan wajah sumringah. Entahlah, dia kira pemandangan ini tidak akan pernah dia lihat.

Ini pertama kalinya, meksipun dulu dia pernah menjalin hubungan selama satu tahun lamanya dengan si pelaku.

"Pagi, Mye."

Adia, anggota penghuni rumah yang baru saja keluar dari rumah megah milik papanya itu tersenyum lebar ke arah Langit, kemudian berkata, "Pagi, Lang. Tumben nih, padahal aku kira kamu enggak datang."

Langit tersenyum kecut, dia memaklumi ucapan Adia. "Mulai sekarang gue akan berusaha berubah, Mye."

"Oh.... Jadi, harus putus dulu baru berubah dan sadar?"

"Bukan itu maksud gue," bantah Langit kemudian membuka helm nya dan menatap sang kekasih yang baru saja balikan dengannya dengan leluasa tak lagi terhalangi oleh benda itu, "gue tahu gue salah, tapi please jangan dibahas sekarang, oke?"

"Oke, tapi kamu harus ingat syarat yang aku mau dan jangan diingat doang, tapi di...."

"Dijalanin. Iya siap."

Adia semakin tersenyum lebar kemudian dengan gemas dia mengacak rambut hitam milik kekasihnya. "Sayang sama kamu."

"Sayang juga," balas Langit seraya mencubit gemas pipi bulat Adia.

Adia senang, Langit yang dulu—Langit yang manis kini telah kembali, meksipun ya.... mesti ada sedikit desakan darinya dan sedikit ancaman.

Tapi kamu jangan seneng dulu, aku mau balikan sama kamu, tapi dengan beberapa syarat. Syaratnya:
1. Antar-jemput aku! No alasan!
2. Istirahat bareng.
3. Jangan ingkar janji.
4. No sebut nama Nadia.
5. Beliin helm Spongebob khusus buat aku.
Kalau syarat itu enggak kamu turutin, siap-siap aja kamu yang aku putusin!

Begitulah tambahan pesan yang Asia kirim kemarin.

***

"Ciee.... yang udah balikan sekaligus dibeliin helm Spongebob."

"Cieee.... Yang diantar sama pacar."

"Ciee.... Ciee...."

Adia merotasikan bola matanya kemudian perempuan itu mendudukkan diri di kursi samping Dara, sontak hal itu membuat Jessica dan Nabila lantas memutar balik badan mereka agar berhadapan dengan Dara dan Adia yang memang bangkunya ada di belakang mereka.

"Jadi, lo beneran pake saran gue?" tanya Nabila antusias.

Adia mengangguk. "Iya dong! Lagian aku juga penasaran dia sanggup apa enggak eh ternyata sanggup ya meksipun belum genap sehari sih."

"Good job!" seru Jessica seraya mengacungkan kedua jempolnya ke arah Adia, "anak gue beneran nih," lanjutnya.

"Untuk saat ini sih ya gue setuju aja, Ad. Kadang ya emang cinta itu perlu perjuangan. Keenakan aja sih kalau si Langit balikan sama lo tanpa syarat. Kayak.... Di dunia ini tuh cuman ada dia. Kan enggak!" ujar Dara yang memang kali ini menyetujui ide konyol Nabila.

Tentang Adia [ Complete ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang