Mau double up lagi gak nih?
🌒🌒🌒🌒🌒🌒🌒
Ghea dan Draco sudah harus kembali sekolah hari ini, mereka telah berada didalam kompartmen yang masih sepi tak ada satupun tanda tanda teman temannya akan datang, mungkin mereka melupakan Draco dan Ghea karena mereka sibuk berpacaran.
"Pansy mana?" rengek Ghea seraya menatap pintu luar berharap Pansy masuk menemaninya.
"Pansy punya urusan sendiri" balas Draco tak acuh.
"Ghea bosan, Draco diam terus dari tadi" Ghea bergumam kesal karena diabaikan Draco yang sibuk membaca bukunya.
"sini" Draco menepuk nepuk space disampingnya karena Ghea tadi duduk disebrangnya.
Ghea berpindah tempat duduk menjadi disamping Draco, dan Draco merangkul pundak Ghea.
"ayo cerita, kau mau cerita apa?" tanya Draco.
"ck Draco tidak asik diajak bercerita" Ghea mendesak kesal.
"cepat cerita!" Draco menggeram gemas dengan Ghea.
"oke, waktu kita kamping didanau hitam, Ghea lihat Cho Chang berciuman dengan Cedric" Ghea memulai gosipnya.
"lalu? biarkan saja"
"ih tidak asik! reaksi Draco tidak seperti Pansy" Ghea memukul dada Draco bertubi tubi membuat sang empunya sesak.
"memangnya reaksi Pansy seperti apa?"
"Pansy selalu antusias mendengar gosip Hogwarts dan reaksi Pansy tidak seperti Draco, Draco tidak seperti Pansy"
"aku Draco bukan Pansy"
"Ghea tau"
-------------------------
Beberapa bulan telah mereka lalui, tahun keempat tidak terjadi hal hal yang mengejutkan hanya saja ada beberapa anak yang tertangkap make out di menara astronomi, bukan Draco dan Ghea pastinya.
Ghea membawa beberapa sandwich dan apel hijau untuk Draco karena dia tidak makan siang tadi, Draco sibuk diperpustakaan memilih buku untuknya belajar.
Semua anak anak Hogwarts menyibukkan diri dengan belajar karena sebentar lagi ujian akhir semester ini.
Ghea masuk kedalam perpustakaan mendapati Draco yang berkutik dengan buku catatannya mencatat materi yang ada dibuku yang ia pinjam diperpustakaan.
Ghea duduk didepan Draco yang sedang serius seriusnya.
"Draco belum makan, ini Ghea bawa makanan" Ghea membuka kotak makannya.
"suapi" perintah Draco, Ghea mau mau saja asal boleh mencontek dengan Draco nanti.
Sesekali Ghea menggigit sandwich yang dia suapkan ke mulut Draco.
"Draco itu susah ya?" tanya Ghea pelan takut Draco terganggu.
"susah" jawab Draco singkat berharap Ghea berhenti bicara setelah ini.
"eum Ghea jadi tidak enak, Ghea bantu ya" Ghea berinisiatif mengambil buku besar didepan Draco.
Draco menahan bukunya dengan ganas, Ghea benar benar menguras kesabarannya.
"kau cukup duduk diam dan suapi aku" ujar Draco penuh penekanan.
Seperti yang diperintahkan Draco tadi, Ghea diam seribu bahasa, dia tidak mau Draco marah lagi karena terganggu. Jujur kalau Draco marah sangat menyeramkan, fikir Ghea.
Draco mengernyit merasa sunyi ditelinganya "kenapa diam?" tanyanya tiba tiba.
"tadi disuruh diam, sekarang Ghea sudah diam malah ditanya kenapa diam, Ghea salah terus ya"
KAMU SEDANG MEMBACA
A Life || D.malfoy
Fiksi PenggemarSejak kecil tinggal bersama seorang Draco Malfoy membuat Gheandra Wiltton merasakan kehangatan keluarga. Ghea yang tak pernah kenal dengan orang tuanya selalu mendapatkan kasih sayang dari orang tua baptisnya yaitu Lucius dan Narcissa Malfoy. Yang m...
