Hai😁 up lagi nih hehehe
🌒🌒🌒🌒🌒🌒🌒🌒🌒🌒
"oke class good job, kita sudah mempraktekkan beberapa mantra, ku minta kalian mencatat hasil praktek kita, tuliskan apa yang kalian rasakan saat menggunakan mantra itu dan apa yang terjadi saat kalian menggunakan mantra mantra tadi, ku tunggu sampai besok sebelum lunch, thanks"
Profesor Flitwick keluar dari kelas setelah memberikan instruksi pada murid muridnya, kelas hari ini Slytherin bergabung dengan Ravenclaw.
"hai" sapa seorang wanita pada Mattheo.
Mattheo mendongakkan pandangannya menatap siapa wanita yang menyapa nya, biasanya tidak ada yang mau bicara padanya kecuali Ghea.
"siapa?" tanya Mattheo bingung, dia belum pernah melihat perempuan ini.
"aku Lucia Rodriguez anak baru dari Spanyol, kau bisa memanggilku Lu" Lu mengulurkan tangannya untuk berjabatan dengan Mattheo.
Mattheo hanya menatap tangan Lu lalu bergantian menatap wajahnya "tidak perlu dijelaskan kau pasti sudah tau aku, Mattheo Riddle yang hampir membunuh satu murid Hogwarts"
Mattheo beranjak dari tempat duduknya menuju luar kelas.
"hei kejar, Mattheo memang seperti itu" Ghea memanggil Lu menyemangati gadis itu untuk mendekati Mattheo.
"wish me luck" bisik Lu.
"i hope you luck" balas Ghea.
Lu keluar kelas mengejar Mattheo yang berjalan didepannya.
"Mattheo" Lu memanggil Mattheo, sepertinya sudah berkali kali dia memanggil tapi Mattheo tetap tidak bergeming sedikit pun.
"Mattheo— aww shit!"
Mattheo menoleh saat mendengar Lu menggeram, ternyata gadis itu jatuh menabrak tiang koridor.
Mattheo memutar bola matanya malas, mendekati Lu dan mengulurkan tangannya membantu gadis itu berdiri.
"thanks" ucap Lu canggung. Persetan dengan rasa malunya yang penting Lu bisa merasakan sentuhan tangan Mattheo pada tangannya.
"setau ku tiang ini besar harusnya kau melihat, kau pura pura?" Mattheo memicingkan tatapannya pada wajah Lu yang memerah.
"aku tidak pura pura, lagi pula untuk apa pura pura?" bantah Lu yakin karena dia benar benar menabrak tiang besar sialan ini.
"hm terserah" Mattheo melanjutkan jalannya meninggalkan Lu dibelakang.
"Mattheo!"
---------------------
Saatnya makan siang, semua murid berkumpul di Great Hall ada juga yang masih sibuk diluar untuk mengumpulkan tugas.
Ghea, Draco dan teman temannya sudah berada didalam Great Hall.
"hai Mattheo, boleh aku duduk disini?" tanya Lu ingin bergabung dengan meja Slytherin.
"untuk apa? ravenclaw punya meja sendiri, kenapa kau mau disini?" Mattheo balik bertanya.
Lu menghembuskan nafas sekejap "tidak salah kan? toh kakakku juga disini"
"terserah"
Dengan perasaan girang, Lu duduk disamping Mattheo yang terlihat kesal. Mattheo menatap Ghea yang tengah menyeringai.
Ghea menaikkan kedua alisnya menggoda Mattheo.
"shut up Ghea" ucap Mattheo pelan.
"apa? Ghea tidak bicara apa apa"
KAMU SEDANG MEMBACA
A Life || D.malfoy
FanfictionSejak kecil tinggal bersama seorang Draco Malfoy membuat Gheandra Wiltton merasakan kehangatan keluarga. Ghea yang tak pernah kenal dengan orang tuanya selalu mendapatkan kasih sayang dari orang tua baptisnya yaitu Lucius dan Narcissa Malfoy. Yang m...
