10. Different

7.7K 872 131
                                        

Disana, diatas panggung besar yang sudah berisi berbagai alat musik band, tampak beberapa orang mulai mengambil alih alat-alat tersebut sesuai bagian masing-masing. Pandangan Aera jatuh pada sosok dengan kemeja bercorak ungu dan hijau yang sedang membenarkan letak mic didepannya.

Diantara banyaknya penonton lain yang saling berdesakan dibawah panggung, Aera masih dapat melihat dengan jelas ada yang berbeda dengan Jungkook. Rambut pemuda itu disemir dengan warna ungu yang senada dengan kemejanya. Tidak menyeluruh, hanya setengah dari panjang rambut bagian depannya. Hal itu tidak merubah kesan dan aura dari si multitalent yang kini sudah tersenyum tipis melemparkan pandangannya ke para penonton, juga pada Aera yang sedang berdiri ditengah-tengah sana.

"Sumpah Ra! Abang lo kece parah!" Ujar Lia dengan suara setengah berteriak diantara kerumunan penonton lain yang saling berteriak histeris sejak anggota band menaiki panggung.

Aera mengangguk semangat, tidak menampik omongan Lia yang nyatanya memang benar adanya. Hyuna yang berada disebelah kiri Aera juga terlihat asik menanti band kebanggaan kampus itu untuk memulai lagu pertama mereka.

Bunyi ketukan stik drum mengawali sebuah melodi yang kemudian mengundang sorak ramai dari penonton. Jungkook, si vokalis tampak menikmati alunan musik sebelum mulai mengambil bagiannya melantunkan lirik lagu yang kian mengundang kegaduhan diantara penonton. Suaranya jernih dan memikat—Aera akui itu karena ia sendiri kini hanyut oleh suara Jungkook. Aera tidak menyangka kalau Jungkook sangat baik dalam hal bernyanyi.

"Gue baru tau kalo dia jago nyanyi!" Teriak Aera sambil bertepuk tangan di kala lagu itu sudah memasuki bagian reff dan semua ikut bernyanyi.

"Parah lo, masa abang sendiri artis kagak tau!" Sahut Hyuna juga berteriak seperti Aera sebelumnya lalu diikuti mereka bertiga yang sama-sama tertawa.

Mereka, bersama penonton yang lain sangat menikmati penampilan band kampus yang sangat populer itu. Hingga tidak terasa sudah sebanyak 5 lagu mereka bawakan dan penampilan itu ditutup dengan anggota band yang membungkukan setengah badannya sebelum turun dari panggung.

Setelah melihatnya, tanpa menunggu lama Aera berjalan membelah kumpulan penonton yang mulai berangsur pergi diikuti Lia dan Hyuna dibelakangnya.

"Kak boleh foto bareng?"

"Boleh kok."

"Makasih kak."

"Sama-sama."

Camp untuk anggota band dan panitia acara ulang tahun kampus itu tampak ramai. Dari luar saja sudah sangat bising dengan beberapa mahasiswi yang sibuk berebutan untuk berfoto dengan personil band tadi. Ada sekitar 3 orang yang Aera ingat saat dipanggung tadi mereka adalah drummer, bassist, dan pemain keyboard.

"Lia! Fotoin gue sama kak Juwon dong." Hyuna menarik Lia untuk menghampiri sosok pemuda yang dikerumuni banyak perempuan.

Aera terus melangkahkan kakinya dengan mata yang berpendar kesana-kemari mencari sosok yang ingin ia temui saat ini.

"Ngapain lo kesini?" Aera tersentak lalu membalikan tubuhnya.

"Jungkook?"

Jungkook menaikan alisnya penasaran dengan apa yang sedang dilakukan Aera disini.

"Nyariin gue?" Tebak Jungkook dengan asal dan menyangka Aera akan menunjukan ekspresi jengah dan kesalnya seperti biasa, namun salah. Gadis itu justru tampak tersenyum cerah.

"Iya, ternyata lo jago nyanyi ya. Suara lo bagus." Puji Aera yang sontak membuat alis Jungkook ganti menekuk.

"Apa?"

My Crazy Brother - jjkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang