Buat yang gapunya twitter bisa baca disini yaa
Happy reading😘
***
Liburan Wisuda Aera di Paris
Jungkook memeluk tubuh Aera dari belakang, erat sekali seolah tak ingin kehilangan gadis yang dicintainya ini. Sesekali mengendus leher jenjang Aera, menghirup aroma tubuh yang menjadi favorite-nya. Senyum dibibir Jungkook tidak luntur barang sedetikpun sejak memasangkan cincin yang kini melingkar cantik di jari manis Aera.
Dadanya terus bergemuruh. Ia bahagia, sangat bahagia sampai untaian kata sepertinya tak mampu mendeskripsikan kebahagiaannya sekarang.
“Dingin ya?” Bisik Jungkook tepat disamping telinga Aera sembari mempererat pelukannya.
Aera mengangguk. “Banget kak.”
Aera memutar tubuhnya. Ia balas memeluk Jungkook dengan kedua tangan yang terselip ke balik jas yang dikenakan lelaki itu.
Aera mendongak dengan cengirannya. “Kalo gini anget.” Ia menenggelamkan wajahnya ke dada bidang Jungkook. Mengusakan wajahnya disana seolah sedang mencari kenyamanan.
Namun nyatanya bagaimanapun pelukan yang diberikan Jungkook akan selalu nyaman untuk Aera.
Sementara itu, Jungkook terkekeh. “Ada loh cara lain supaya makin anget, mau tau nggak? Apa mau nyoba sekalian?”
Seketika Aera menarik tubuhnya membuat alis Jungkook mengerut merasakan hampa di tubuhnya.
Mata gadis itu menyipit, menatap Jungkook penuh selidik. “Pasti mesum?!” tuduhnya langsung.
“Kan aku belom ngasih tau kamu…”
Aera mengangkat dagunya sambil bersedekap. “Yaudah coba, gimana caranya supaya aku nggak ngerasa dingin? Awas aja kalo beneran mes—”
“Kissing.”
Aera membelalak. Telunjuknya tepat mengarah ke depan wajah Jungkook. “Kan apa kubilang?! Mesum ih!”
Jungkook menggenggam telunjuk itu. Menatap Aera dengan sebelah alis terangkat. “Ciuman doang kok mesum?” Ia lantas menarik Aera kembali mendekat. Marapatkan kembali tubuh mereka berdua tanpa adanya jarak yang tersisa.
Jungkook menyelipkan surai Aera yang beterbangan tertiup angin dan sempat menghalangi pandangannya untuk menikmati wajah manis dihadapannya.
Aera terdiam saat merasakan jemari Jungkook yang bukanya menjauh dari wajahnya namun justru menakup rahangnya dengan jempol yang mengusap lembut bibir bawahnya yang terasa dingin.
Pandangan Jungkook tersita sepenuhnya pada bibir Aera. “Dingin,” gumamnya merasakan dingin bibir Aera dibawah usapan jempolnya. Sehingga tanpa menunggu lama, Jungkook mendekatkan wajahnya hingga kedua bibir itu bertemu.
Itu bukanlah ciuman pertama mereka, namun jantung keduanya masih suka berdetak abnormal saat bilah bibir itu saling menyapa. Jungkook menggerakan bibirnya perlahan, mengecap rasa manis bekas lip balm yang dipakai Aera sore tadi.
Tidak sampai sepuluh detik, ciuman itu terlepas saat Jungkook menarik wajahnya. Dengan dahi yang masih menyatu, Jungkook menatap Aera yang memejamkan matanya dengan wajah yang sudah memerah.
Ia tersenyum simpul. “Nggak dingin lagi kan?” Bisiknya tepat dipermukaan bibir Aera, membuat gadis itu membuka matanya yang langsung bertabrakan dengan manik gelap milik Jungkook.
Aera menelan salivanya susah payah sebelum mengangguk pelan.
Hanya sepuluh detik, namun ciuman itu mampu membuat tungkainya terasa lemas. Jungkook memang sehandal itu. Bahkan tubuhnya yang semula kedinginan karena angin malam Kota Paris pun kini mulai terasa menghangat dengan gejolak menggelikan diperutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crazy Brother - jjk
Hayran KurguAwalnya, Aera pikir tidak masalah memiliki saudara tiri seperti Jungkook. Namun, setelah bertemu dan tinggal berdua dengan Jungkook membuat Aera menarik perkataannya. Dia, pemuda yang selalu menatapnya sengit. Jeon Jungkook. Sosok sempurna yang memb...
