48. Freely (Last)

5.6K 596 132
                                        

Hari ini Jungkook sudah boleh pulang. Kondisinya sudah lebih stabil. Aera membenahi pakaian Jungkook dibantu dengan Hoseok yang kebetulan berkunjung. Memang berniat mengantar Jungkook pulang dengan Taehyung juga yang sekarang tengah membantu Jungkook untuk duduk dikursi roda.

"Dibilangin gue bisa jalan sendiri ngapain sih pake kursi roda?" Terdengar dumalan dari Jungkook yang tak henti-henti dari tadi menolak kursi rodanya.

"Yaudah coba jalan langsung."

Taehyung melepas rangkulannya pada bahu Jungkook.

"See? Gue bisa jalan— duh!"

"Kan! Dibilangin juga apa?!"

Jungkook hampir saja tersungkur ke depan kalau saja Taehyung terlambat menarik kerah baju belakangnya.

"Bebal banget!" Ketus Taehyung seraya memaksa Jungkook dengan sedikit mendorongnya agar duduk di kursi roda hingga membuat pemuda itu membuang muka.

"Taehyung, sabar dong udah tau anak orang baru sembuh juga." Seru Hoseok yang masih sibuk berkemas dibalas helaan napas oleh Taehyung.

Pemuda itu lantas berjalan menghampiri Aera dan mengambil alih pekerjaan gadis itu.

"Gue ikut Hoseok beresin ini aja, lo jagain Jungkook Ra." Taehyung menyerah, alhasil menyuruh Aera untuk mengurus Jungkook.

Mendengarnya, pemuda yang duduk di kursi roda itu mengembangkan senyumnya.

"Gitu kek dari tadi, aku maunya kamu yang bantuin aku. Kenapa malah bocah narsis itu sih?" Adu Jungkook saat Aera sudah sampai tepat dibelakangnya.

"HEH APA LO BILANG?!"

"Woy kita lagi dirumah sakit kalo lo lupa." Peringat Hoseok pada Taehyung yang tadi berseru kencang tidak terima dengan ucapan Jungkook yang mengatai dirinya narsis.

"Enak aja lo ngatain gue narsis, lo tuh bucin!"

Jungkook nampaknya tidak menggubris perkataan Taehyung. Membuat sahabatnya itu menggigit bibir kesal.

"Asal lo tau ya, gue ikut ambil andil di hubungan lo berdua."

"Emang iya?" Jungkook bertanya pada Aera dengan sebelah alis yang terangkat.

"Iya dikit sih."

"Dikit-dikit gitu juga tetep aja gue harus dapet imbalan dong."  Sahut Taehyung lagi.

Jungkook memutar bola matanya malas.

"Gampanglah nanti." Taehyung lantas tersenyum penuh kemenangan.

"Gitu dong—aduh!" Hoseok menyentil dahi Taehyung hingga membuat si empunya mengaduh.

"Sumpah ya lo tuh kaya raya anjir, demen banget gratisan."

Taehyung mendelik.

"Selagi ada rejeki ngapain ditolak?"

Hoseok hanya dapat menggeleng-gelengkan kepalanya.

Setelah selesai berkemas, mereka langsung menuju ke parkiran rumah sakit. Sampai disana, ternyata bersamaan dengan mobil papa Jeon yang baru saja datang.

"Loh cepet banget kemasnya?" Ujar Sunmi yang baru keluar dari mobil dan menghampiri empat orang itu.

"Udah ma, dibantuin kak Hoseok sama kak Taehyung."

Hoseok dan Taehyung yang mendengar nama mereka disebut lantas tersenyum dan mengangguk sopan pada Sunmi.

"Wah makasih ya."

"Sama-sama tante."

"Jungkook sama Aera mau bareng mobil temennya aja nih?" Tanya papa Jeon yang baru keluar dari mobilnya.

My Crazy Brother - jjkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang