Ada yang tidak biasa di lapangan SMA Merpati siang ini, saat istirahat pertama. Memang biasanya lapangan basket SMA Merpati yang luas itu akan selalu ramai dengan beberapa siswa yang bermain basket, tapi sekarang lebih ramai lagi karena anak kelas 12 IPS 10 dan kelas 12 IPA 1 sedang bertanding basket.
Bukan rahasia umum lagi bahwa baik siswa ataupun siswi dari kelas bungsu 12 IPS itu pintar disemua bidang olahraga. Siswa laki-laki yang berjumlah 20 itu berbakat dalam bidang olahraga seperti basket, futsal dan renang. Sedangkan para siswi yang berjumlah 15 itu berbakat dalam bidang olahraga voli dan juga renang. Meski semua orang juga tau bahwa dibidang akademik mereka sama-sama nol besar.
Lalu kenapa tiba-tiba anak kelas 12 IPS 10 yang terkenal bar-bar itu menantang anak kelas unggul 12 IPA 1 untuk bertanding basket?.
Jawabannya adalah karena salah satu anggota kelas 12 IPA 1 telah mematahkan hati bendahara kelas 12 IPS 10 yang terkenal galak dan tidak ampun dalam menagih duit kas itu. Soraya Anggrek, bendahara kelas dan merupakan anggota klub voli itu telah putus dengan pacarnya yang bernama Kevin Antonio dari kelas 12 IPA 1. Dan alasan mereka putus adalah karena Kevin berselingkuh dengan perempuan lain.
Tentu saja hal itu tidak bisa dibiarkan oleh Adnan dan teman satu kelasnya yang lain. Sebab karena Sora patah hati, dia jadi tidak bersemangat dan tidak pernah menagih uang kas lagi. Dan bagi Adnan itu adalah masalah besar karena jika uang kas tidak ditagih, uang kas mereka bisa menumpuk dan menyebabkan kelas 12 IPS 10 harus membayar uang dengan nominal yang cukup besar saat jatuh tempo.
Walaupun terkenal dengan kelas yang suka mencari masalah dan kelas dengan nilai rata-rata paling rendah, tapi kelas 12 IPS 10 adalah kelas yang sangat kompak. Selain kompak dalam hal mencari masalah, mereka juga kompak dalam hal melabrak kelas lain. Dan tentu saja solidaritas mereka tinggi. Karena sekarang dua puluh siswa kelas 12 IPS 10, memang di kelas itu lebih banyak siswa daripada siswi, ramai-ramai mendatangi kelas 12 IPA 1. Heboh sekali kejadian pagi tadi.
"Lo yang namanya Kevin, hah?!" Haikal berteriak didepan seorang laki-laki yang sama tinggi dengannya.
"Kenapa?" Kevin bertanya dengan nada datar, tidak gentar dan tidak takut. Walaupun sekarang dibelakang Haikal ada sembilan belas laki-laki yang memenuhi koridor.
"Lo apain Menteri Keuangan kelas kita?!" Kali ini Bayu yang maju.
Kening Kevin berkerut. Menteri keuangan? Oh bendahara kelas.
"Lo apain Soraya, hah?!" Farel maju bersama kedua temannya.
"Apa urusannya sama lo bertiga?"
Pertanyaan dari Kevin membuat anak kelas 12 IPS 10 yang lain menyoraki laki-laki itu. "Cupu!"
"Lo bikin dia nangis berarti lo berurusan sama kita semua," Farel menjawab.
"Apa urusannya?" Kevin kembali bertanya.
"Karena lo Sora jadi sedih dan gak bisa nagih duit kas lagi." Ken yang sejak tadi hanya diam saja langsung menjawab.
"Itu masalah sepele."
"Bukan masalah sepele anjing! Ini tentang solidaritas antar temen!" Salah satu laki-laki dari kelas 12 IPS 10 berteriak.
Kevin tersenyum miring. "Sok banget kalian, mentang-mentang kebanyakan dari kalian anak geng motor!"
Adnan sebenarnya tidak ingin ikut campur dalam adu mulut ini. Laki-laki itu menginginkan adu jontos, tapi teman-temannya melarang hal itu mengingat bahwa ini masih dalam lingkungan sekolah. Dan bisa saja Adnan dihukum karena telah menghabisi Kevin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Titik Dua dan Bintang
Fiksi RemajaNama laki-laki itu Adnan Gerdapati Maharaja, laki-laki paling tampan dan populer seantero SMA Merpati. Dia juga adalah ketua geng Dionysus, salah satu geng motor yang sudah berdiri sejak lama dan memiliki reputasi mengerikan. Adnan dicap sebagai ana...
