[08] Semakin Terlibat

155K 12.9K 366
                                        

.
.
.

-o0o-

"Muka lo jelek. Jangan sok-sokan ngambek!"

Galaksa El Grady.

-o0o-

.
.
.

Happy Reading
🌻🌻🌻

El tersenyum lebar kala melihat wajah kesal gadis didepannya.

Tadi dirinya sudah cukup lama mengeluarkan tawa ejekan untuk Gisha. Tapi sampai sekarang, rasanya kejadian itu masih sangat lucu jika diingat.

Tak dapat dipungkiri jika dirinya sedikit memberikan rasa kasihan pada gadis itu. Namun disisi lain, dirinya juga teramat senang melihat kejadian tadi.

Sebenarnya El sudah berniat untuk memberitahukan gadis itu lebih awal, tapi saat semuanya terjadi, entah mengapa El benar-benar menikmati alurnya. Melihat Gisha, datang ke warung makan, dengan helm kegedean. Sangat lawak!

Dengan jail, El mengusap kasar wajah cantik namun sayang tertekuk itu. Sudah sekitar 20 menit semenjak dirinya memberitahukan perihal helm pada Gisha, dan saat itu juga Gisha bersikap jutek dan judes padanya.

Gisha menepis kesal tangan El. Dirinya teramat kesal pada cowok itu. Gisha sangat berharap agar dirinya tidak berurusan dengan cowok dihadapannya ini lagi.

"Jangan ngambek."

Gisha mendelik sebal.

El tersenyum kecil. Wajah kesal Gisha cukup membuatnya semakin terhibur. "Muka lo jelek. Jangan sok-sokan ngambek!"

Tuh kan! El itu bukannya minta maaf, tapi malah membuat Gisha semakin kesal pada cowok itu.

"Terserah gue! Jangan sok ngatur!" Ujarnya jutek.

Melipat bibirnya kedalam, El lantas menyodorkan helm miliknya pada Gisha. "Pulang." Titah nya.

Gisha sedikit melirik helm tersebut, lalu tak lama mendongak menatap wajah El. "Gue gak mau pake helm lagi." Tukasnya.

Setelah kejadian tadi, Gisha jadi cukup trauma untuk memakai helm. Takut lupa lepas, dan berakhir seperti tadi. Benar-benar memalukan.

"Pake Sha." Titah El dengan nada tajam.

Bukannya menurut, Gisha malah menggedikkan bahunya acuh. "Gak mau." Tolaknya lagi.

"Gue kasih tau deh, kalo lo lupa lepas. Sekarang pake." Titah El kembali.

Kaki kecil Gisha menghentak kesal. "Gak mau ih! Lo aja sana pake! Helm nya juga punya lo."

El semakin mendorong helm tersebut pada Gisha. "Pake Sha. Gue gak mau lo kenapa-napa dijalan."

Baper boleh gak? Jujur, Gisha cukup baper dengan kalimat El barusan. Bukankah secara tidak langsung, El peduli padanya?

Beberapa saat Gisha tenggelam dalam pikirannya, gadis itu lantas menggeleng cepat. Apa-apaan! Mana mungkin El peduli! Liat dia ke warung pake helm aja dibiarin. Mana mungkin cowok menyebalkan itu peduli padanya.

Harus Gisha ingat, bahwa cowok dihadapannya ini bukanlah cowok biasa. Melainkan cowok nakal yang Gisha pastikan memiliki pacar dan selingkuhan dimana-mana. Jadi, kalimat-kalimat gombal tadi pasti sudah sering El katakan pada para cewek-cewek nya.

"Najis buaya!" Ucap Gisha judes.

El tergelak. Apa ada yang salah dalam kalimat yang diucapkannya barusan? Sampai-sampai Gisha mengatainya buaya.

GALAKSA [End/Terbit]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang