32

72.4K 8.6K 1.4K
                                        

Happy reading 🖤

Tandai Typo-nya ✍️


32. Loli Milkita

"Pagi Bu Rora," sapa Alira pada Aurora yang baru turun dari boncengan Lheo. "Tumben dateng bareng? Udah akur nih?"

Aurora memutar bola matanya jengah. Cewek itu menghadap Lheo sembari mengangkat wajahnya, sedangkan tangannya sibuk melepaskan jaket kebesaran Argos yang melilit di pinggang.

Lheo yang paham langsung melepaskan helm dari kepala Aurora dan meletakkannya di jok belakang.

Pagi ini, Aurora berangkat bareng Lheo setelah cowok itu memaksa dengan berbagai jurus. Bahkan saking keselnya karena Aurora menolak di awal, Lheo mengempeskan semua ban kendaraan di rumah kecuali motornya agar hal itu membuat Aurora berangkat dengannya.

Yah memang, karena kejadian semalam, Aurora dan Lheo tidak jadi menginap di kediaman Budiman dan memilih balik setelah berpamitan dengan sang nenek.

"Uang gue mana?" tanya Aurora setelahnya sembari menadahkan tangan.

"Nih, cukup kan?" tanya Lheo setelah memberi lima lembar uang pecahan seratus ribu pada Aurora.

"Cukup buat hari ini," balas Aurora acuh.

"Aaa Lheo, Loli minta uang juga dong," pinta Loli pada Lheo sembari menadahkan kedua tangannya.

"Jangan bertingkah sok miskin lo." Alira menarik tangan Loli dan mengambil permen lollipop dari dalam tasnya. "Nih, kalau mau jajan minta sama gue, jangan sama orang lain. Malu-maluin lo," lanjut Alira membuat Loli mengerucutkan bibirnya.

"Tapi kan Lheo suami sahabat Loli, jadi Lheo juga sahabat Loli kan?"

Aurora terkekeh dan menggandeng bahu Lheo. "Lo mau punya sahabat kayak Lheo?" Aurora mendekati telinga Loli. "Dia goblok loh, lo gak takut ketularan juga?"

Lantas Loli bergidik dan menggeleng cepat membuat Aurora tertawa puas.

"Aku duluan Ra," ujar Lheo membuat Aurora menatapnya.

"Mau ketemu sama Baby-nya?" tanya Aurora dengan nada menyindir.

"Gak lama doang," balas Lheo jujur membuat Alira dan Aurora tersenyum smirk.

"Tutto finirà," lanjut Lheo berbisik pada Aurora. "Jaga diri baik-baik My Wife." Lheo menyeringai tanpa di sadari siapa-siapa. Ia mengusap lembut surai Aurora sebelum berlalu lebih dulu.

"Makin aneh tu cowok," gumam Aurora.

"Dan cowok aneh itu suami lo Ra," imbuh Alira tertawa. Aurora mendengus sebelum ketiga cewek itu berjalan menuju kelas.

"ALIRA!" Seruan itu membuat langkah mereka terhenti. "Assalamualaikum, ah maaf saya hanya ingin memberi ini, tadi jatuh pas kamu turun dari motor. Ini punya Alira 'kan?" tanya cowok berseragam rapih dengan bau parfum khas yang familiar di Indra penciuman Alira. Rayyan El Fatih.

"Oh thanks. Iya ini punya gue." Alira mengambil gantungan kunci dengan bandul boneka tata milik V BTS  itu.

" Alira mengambil gantungan kunci dengan bandul boneka tata milik V BTS  itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aurora Story (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang