Ch. 12

102K 12.5K 1.4K
                                        

~Anak tunggal kaya raya~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~Anak tunggal kaya raya~

Call me Star ya👀

Happy reading and tandai Typo-nya ✍️

11. Jay El Ragas

"Lo gak ada niatan buat batalin pertunangan lo sama Lingga?"

Pertanyaan dari Aurora membuat gerakan Alira yang tengah membaca novel terhenti. Gadis itu menoleh pada Aurora yang tengah membereskan alat tulis.

"Lo gak ada niatan cerai dari Lheo?" Alira balik bertanya, membuat kening Aurora mengerut.

"Gue nanya, tapi lo malah balik nanya." Aurora memukul kepala Alira dengan buku, membuat si empunya meringis Sebelum terkekeh kecil.

"Kayaknya enggak deh. Gua sama dia udah di jodohin dari masih dalam perut, orang tua gue sama Lingga udah Deket banget. Ya, gue pun gitu, deket sama Lingga, ya walaupun cowok itu cuek banget bahkan gak segan-segan main tangan." Alira menutup novelnya dan ia taruh di dalam laci. "Gue gak bisa lepasin Lingga gitu aja. Bodoh sih, tapi ya, ini menyangkut perasaan gue sama dia."

"Lo juga suka sama Lingga? Tapi interaksi lo sama dia kayak saling benci gitu," ujar Aurora. Bukan tanpa alasan ia berujar begitu, karena setiap melihat Alira bertemu Lingga, ekspresi wajah gadis itu hanya datar-datar saja.

"Suka gue private, Ra." Alira terkekeh. Ia menyandarkan punggungnya di sandaran kursi, menatap seisi kelas yang sudah kosong karena bel istirahat telah berbunyi.

"Tapi dia tadi udah keterlaluan banget sih, pipi Lo sampe merah gitu. Gila! Makin kesel gue sama si Baby, tu cewek kayaknya titisan Medusa. Gue pikir baik, eh, ternyata ...." Aurora berdecak kasar. Ia tertipu dengan tingkah Baby.

Setelah bertransmigrasi ke tubuh Chalista, Aurora pikir Baby itu gadis yang baik, tapi saat melihat kejadian tadi dan ekspresi wajah Baby yang di buat semenyedihkan, membuat Aurora geram. Apalagi karena cewek itu, Alira sampai di tampar oleh Lingga.

"Lheo lebih parah dari Lingga kalau lo lupa, Ra." Alira berdecak seraya berdiri untuk ke kantin. "Dua cowok goblok yang tertipu dengan wajah PPB di Babi."

"Lo gak mau cerai dari Lheo juga? Makin ke sini, gue makin gak suka sama sikap Lheo," lanjut Alira saat keduanya melangkah keluar kelas.

"Mau cerai sih, tapi lo tau sendiri, sekarang gue lagi bertopang hidup sama keluarga Aqtalariq. Gak mungkin gue balik lagi ke keluarga Budiman. Dan juga, Mommy Arin sama Papi Tiger kayaknya nentang banget gue cerai sama Devan."

Aurora Story (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang