Akhirnya kita sampai di part terakhir dan part yg di tunggu"
Siapin hati🙃 takut nantinya Patah karena ekspetasi tinggi tak sesuai realita:)
Semoga kalian gak kecewa, ini udah ku atur semuanya jadi endingnya seperti ini:v
Ohiya doain ya, semoga setelah tamat penerbit impian aku, bisa lirik crta ini 🙉
Dan setelah Aurora tamat, sekitar seminggu kemudiannya aku up prolog Rayyan dan pas tanggal 22 Januari, aku up cerita baru dengan judul (The Perfect Villainees) kisah mirip-mirip dikitlah sama Aurora><
So, Happy Reading and tandai Typo-nya bestie virtual ✍️
**
"Kisahku akan berakhir, namun misteri hati belum juga ada titik terangnya."
_Aurora_
**
"Kisah yang di mulai dengan keterpaksaan, namun berakhir tanpa adanya kepastian. Itu adalah kisah kita."
_Lheo Ardevan_
**
"Perihal takdir yang berkuasa, kemana alur kisah ini akan mencari tempat terakhirnya."
_Aurora Story_
**
"Kisah yang di tulis dengan penuh rasa, namun berakhir tanpa arah."
Im_Starla
**
Warning! Part ini panjang banget, sepanjang cintaku pada Younghoon 😍 moga gak bosan bacanya, seperti mas mantan yang awalnya bucin tapi berakhir dengan kata bosan 🙉🐒
***
Lheo terkekeh kecil sembari mengusap surai Aurora dengan sayang. Gadis itu tertidur pulas saat mereka pulang dari makam. Ya, mereka tidak balik ke sekolah lagi, melainkan ke apartemen Lheo.
Entah sudah berapa lama Lheo mengamati wajah tenang Aurora. Gadis itu terlihat sangat cantik dan lugu. Berbeda saat bangun, raut datar dan ketusnya bikin Lheo kelimpungan.
"Cantik banget sih." Ia mencium pucuk kepala Aurora berkali-kali sebelum beranjak bangun untuk mengganti pakaian.
***
Entah terlalu lelah atau Aurora yang kebo karena ia baru bangun tepat 17:45 sore. Gadis itu sudah mengganti pakaian dengan baju hitam milik Lheo yang tentu saja sangat besar di tubuhnya juga memakai hot pants hitam miliknya yang kebetulan ada di apartemen cowok ini.
"Sayang." Lheo masuk ke dalam kamar dengan memakai sarung dan membawa sajadah. "Sholat Maghrib bareng yuk, ambil wudhu sana," ujar Lheo.
Ah, ternyata cowok itu membawa mukena putih yang ia bungkus dalam sajadah.
Aurora terkejut. "Sho-sholat?" kalian pasti tahu, mengapa Aurora terkejut.
"Iya, emangnya kenapa? Gak salah kan? Lagian ini pertama kali aku imamin kamu," ujar Lheo, ia menggelar sajadah miliknya juga untuk Aurora di belakang.
Aurora menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Bagaimana ini? Jujur saja setelah ia memutuskan pindah agama, Aurora belum pernah Sholat sama sekali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aurora Story (Tamat)
Genç Kurgu(STORY KE-4) "OH MY GOD! GUE UDAH BELA-BELAIN BUNUH DIRI, BUAT GAK NIKAH, INI KENAPA MALAH JADI ISTRI ORANG SIH!! MANA DAPAT SUAMI GAK ADA AKHLAK KAYAK DAJJAL LAGI! LENGKAP SUDAH PENDERITAAN GUE!" -- Kisah Aurora dan kehidupan barunya. Ini kisah g...
