[25] BITCH

218K 12.4K 401
                                        

Geisha menggeliat tak nyaman saat merasakan sesuatu yang menghimpit bagian perutnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Geisha menggeliat tak nyaman saat merasakan sesuatu yang menghimpit bagian perutnya. Ia sedikit sesak, dan mau tak mau segera membuka matanya secara perlahan.

Geisha menerjab sebentar, lalu menoleh ke samping. Di lihatnya Altezza yang masih terlelap, dengan tangan laki-laki itu yang melingkar pada perut dan kepala yang terbenam di cerut lehernya.

Geisha berdecak.

Pantas saja tidurnya tak nyaman, ternyata pria itu selalu mendusel dan menghimpit bagian perutnya.

Geisha mencoba melepaskan belitan tangan tersebut, ia melakukannya dengan hati-hati. Agar tidak membangunkan lelaki itu dari tidurnya.

Namun sedetik kemudian, Geisha langsung menyingkirkannya dengan kasar. Sehingga membuat sang empunya sedikit terusik akibat ulahnya barusan.

Geisha merasa bahwa perutnya bergejolak dan mual.

Lalu ia mengambil langkah terburu-buru menuju kamar mandi dan segera memuntahkan cairan bening tersebut ke dalam wastafel.

Geisha membasuh mulutnya berkali-kali dengan air, sebelum akhirnya kembali membungkukkan badannya dan mengeluarkan cairan bening itu lagi.

Geisha menghela napas berkali-kali, lalu mengambil pasokan oksigen sebanyak-banyaknya.

Sungguh, Geisha belum terbiasa dan masih merasa asing dengan hal ini. Tubuhnya menjadi sangat lemas bila ia harus mengeluarkan semua isi perutnya lagi. 

Geisha yang masih mengatur deru napasnya refleks menoleh ketika mendengar suara decitan pintu kamar mandi yang terbuka lebar.

Pintu kamar mandi itu terbuka, menampilkan sosok Altezza yang masih terlihat sangat mengantuk.

Dengan muka bantal khas bangun tidurnya, Altezza menerjabkan mata. Berusaha menyesuaikan penglihatan.

Rambut pria itu yang terlihat acak-acakan membuatnya menjadi sangat lucu sekarang.

Lalu laki-laki itu mendekat ke arah Geisha dan menyandarkan tubuhnya di pinggiran wastafel. Altezza diam sejenak. Tampaknya ia masih mengumpulkan nyawanya yang belum sepenuhnya sadar.

"Kenapa?" tanya Altezza dengan suara bariton khasnya.

Geisha berbalik, menatap pria itu. "Mual lagi," adunya.

Altezza mengangguk paham, kemudian berjongkok di depan Geisha. Ia mensejajarkan kepalanya dengan perut perempuan itu.

Geisha yang mendapat perlakuan tiba-tiba seperti ini langsung terkejut. Ia menahan lengan Altezza yang hendak membuka bajunya. "M-mau ngapain?" tanyanya terbata.

Altezza hanya melirik Geisha dari bawah, lalu dirinya kembali fokus pada perut rata di depannya. Altezza mengusap lembut perut itu sekilas dan mulai menjatuhkan kecupan ringan di sana.

ALTEZZA [New Version]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang