#BlackCarlos (Series I)
Menikah karena sebuah kesalahan, adalah sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya di benak Altezza.
Siapa sangka jika laki-laki yang terkenal sebagai setan penguasa jalanan itu, harus menikahi seorang gadis berparas can...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Geisha membelalakkan matanya kaget ketika melihat baju-baju di lemari yang baru saja ia rapikan kini sudah berserakan lagi di lantai.
Kekesalannya semakin bertambah saat melihat Altezza yang dengan santainya mengacak-acak isi lemari tersebut. Entah apa yang laki-laki itu cari, Geisha sendiri pun tidak tahu.
"Ngapain sih, Al?!" tanya Geisha tak habis pikir pada suaminya.
"Baju yang biasa aku pakai mana, Sha?" tanya Altezza to the point tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun dari lemari.
"Itu lho, di lemari tengah, dekat baju-baju aku," jawab Geisha seadanya sambil memperhatikan gerak-gerik suaminya.
"Mana? Nggak ada," kata Altezza lagi dengan wajah kesalnya.
Sementara Geisha menghela napas kasar, lalu mulai berjalan mendekati lemari.
Dan dengan satu kali tarikan saja, wanita itu sudah langsung mendapatkan baju yang dimaksud oleh Altezza barusan.
Geisha langsung melemparkannya tepat ke arah laki-laki itu dengan kasar. "Itu? Itu apa namanya, kalo nggak baju kamu?" tanya Geisha geram.
Altezza menatap cengo pada baju yang sudah berada di genggamannya. "Lho, kok? Padahal tadi aku udah cari juga lho di bagian situ, tapi nggak ada," ujar Altezza bingung.
"Kamu nyarinya nggak teliti, kebanyakan ngoceh," sahut Geisha malas.
"Makanya lain kali di cari dulu yang benar, jangan cuma bisanya ngomel-ngomel nggak jelas aja!" ketus wanita hamil itu lagi dengan kesal.
"Ini semua tadi bajunya udah aku rapihin lho, kamu datang-datang malah seenaknya ngeberantakin," cibir Geisha sinis sambil berkacak pinggang dan menatap lelaki itu tajam.
Altezza menggaruk tengkuknya yang tak gatal sambil menundukkan kepalanya. "Ya maaf," cicitnya merasa bersalah.
"Susunin lagi, tuh! Aku mau masak dulu." Geisha lalu segera pergi dan berjalan menuju dapur meninggalkan Altezza sendirian.
"Iya, sayang."
◇◇◇
"WOY! RAYAN, DIRGA! SINI LO, NGAPAIN SIH DI SANA BERDUAAN MULU?!" tanya Daffa heran.
"LO BERDUA UDAH KEK HOMO TAHU NGGAK!" teriak Dion lantang yang mengarah kepada mereka berdua.
"Bacot anjing!" Rayan melempar bantal sofa yang ia pegang ke arah Dion, lalu menghampiri cowok itu dan menempeleng kepalanya kuat.