#BlackCarlos (Series I)
Menikah karena sebuah kesalahan, adalah sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya di benak Altezza.
Siapa sangka jika laki-laki yang terkenal sebagai setan penguasa jalanan itu, harus menikahi seorang gadis berparas can...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
♧♧♧
"Za! Lo pulang duluan?"
Altezza tidak merespons pertanyaan tersebut, langkahnya membawa pria itu berjalan ke depan gerbang. Menelisik daerah sekitar.
Sedari tadi fokusnya teralihkan oleh seorang perempuan yang tampak terburu-buru berlari ke samping sekolah. Entah apa yang ingin perempuan itu lakukan, tetapi cukup berhasil membuat Altezza penasaran.
Altezza hendak mengikuti, namun panggilan dari belakang membuyarkan lamunannya.
"Kak, gue pulang sama Bang Daren aja, ya?"
Itu suara Renaya.
Gadis itu menghampiri Altezza sembari memakai helm kesayangannya.
Altezza berbalik untuk menoleh sebentar, kemudian laki-laki itu memberi anggukan singkat. "Take care, bilangin Daren gue nggak bisa mampir ke rumah."
Renaya hanya mengacungkan jempol dan segera berlalu dari sana. Setelah itu Altezza kembali pada fokus pada tujuan awal.
"Ck, sial!" Altezza mengumpat ketika ia baru menyadari sesuatu.
Ia teringat dengan kejadian tadi malam yang sempat membuatnya tertegun. Langsung saja pria itu berlari mencari keberadaan Geisha. Jantungnya berpacu dengan cepat.
Altezza yakin bahwa perempuan itu sedang memakai toilet umum yang ada di dekat sekolahnya ini. Dalam hatinya ia terus merapal agar Geisha tidak nekat melakukan hal sekeji itu.
Altezza semakin kalut.
Pikirannya sudah membayangkan hal-hal buruk yang kemungkinan akan terjadi. Ia semakin mempercepat langkahnya.
Saat sampai di sana, Altezza segera mengecek satu per satu bilik kamar mandi yang ada. Laki-laki itu mendobrak semua pintu yang tertutup.
Kini sudah pintu ke-5. Namun ia belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan gadis itu. Altezza berpikir sejenak, memutar otaknya.
Kemudian tak lama dari itu Altezza berjalan mendekati bilik paling ujung. Tangannya terjulur untuk membuka pintu tersebut, namun sepertinya terkunci dari dalam.
Tanpa banyak berpikir, Altezza mendobrak dan menerobos masuk. Rahangnya mengeras saat melihat Geisha yang hendak meminum pil penggugur itu.
Langsung saja ia merampasnya secara paksa dan membuangnya ke sembarang arah. "Lo mau ngapain, anjing?!"
◇◇◇
Kepala Altezza tertoleh ke samping akibat tamparan keras dari Geisha. Wanita itu memukuli tubuhnya dengan brutal. Air matanya juga tak henti-henti mengalir.
"Ini semua gara-gara lo!!" teriaknya lagi. Tangannya masih setia memukuli tubuh kekar pria di depannya. Air matanya semakin deras, tubuhnya melemas dan bergetar.