#BlackCarlos (Series I)
Menikah karena sebuah kesalahan, adalah sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya di benak Altezza.
Siapa sangka jika laki-laki yang terkenal sebagai setan penguasa jalanan itu, harus menikahi seorang gadis berparas can...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Geisha menerjabkan matanya perlahan saat merasakan embusan napas hangat di ceruk lehernya. Wanita itu kemudian menoleh ke arah space di samping.
Pupilnya saling bertubrukan dengan manik mata hazel milik laki-laki itu. "Kenapa?" tanya Geisha dengan suara serak khas bangun tidur.
"Laper," sahut Altezza pelan sambil terus menenggelamkan kepalanya manja di samping ibu hamil tersebut.
Geisha berdecak, lalu menjauhkan kepala Altezza dari lehernya. Perempuan itu bangkit dengan perlahan dari posisi rebahannya, kemudian menyandarkan tubuhnya sebentar di headboard ranjang.
Setelah itu Geisha menyibak selimutnya dan beranjak dari sana.
Geisha mencempol rambutnya asal, kemudian melirik jam dinding yang masih menunjukkan pukul setengah tiga dini hari. Lalu matanya melirik lagi ke arah suaminya dengan sinis.
"Makanya kalo tadi di suruh makan, itu mau," gerutu Geisha kesal yang ia tunjukkan secara terang-terangan kepada laki-laki itu.
Altezza tidak terlalu menanggapi ocehan ibu hamil tersebut. Ia mengambil kaosnya yang tergeletak di bawah ranjang lalu segera memakainya dan kemudian mengikuti langkah istrinya yang sudah berjalan lebih dulu menuju dapur.
Sesampainya di dapur, Geisha langsung menyiapkan beberapa alat masak dan juga sayuran yang akan di masaknya nanti. "Mau makan apa?" tanya wanita itu sambil mencuci tangannya di wastafel.
"Apa aja," jawab Altezza yang sudah duduk manis di meja makan.
"Bikin mie aja, mau?" tawar Geisha pada Altezza.
Altezza hanya mengangguk mengiyakan, terserah ibu hamil itu saja ingin membuatkannya apa. Asalkan dirinya kenyang.
Baru saja hendak mengambil bungkusan mie di laci, perempuan itu langsung mengurungkan niatnya. Sepertinya ia berubah pikiran.
"Gue masakin sayur aja, ya?" putus Geisha pada akhirnya.
"Hm."
Setelah beberapa menit Geisha berkutat dengan alat masaknya, akhirnya wanita itu selesai juga dengan kegiatannya. Geisha tersenyum puas saat melihat hasil masakan yang sudah jadi.
Langsung saja Geisha memindahkan sayur beserta lauk-lauk tersebut ke dalam piring dan mulai menyajikannya di atas meja.
"Taruh dulu Hp-nya, Al," perintah wanita itu pada Altezza yang masih fokus pada ponselnya.
Laki-laki itu menurut saja. Ia segera mematikan ponselnya dan menaruhnya di atas meja. Setelah itu, Altezza memperhatikan Geisha yang kini tengah menyajikan makanan untuknya.