#BlackCarlos (Series I)
Menikah karena sebuah kesalahan, adalah sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya di benak Altezza.
Siapa sangka jika laki-laki yang terkenal sebagai setan penguasa jalanan itu, harus menikahi seorang gadis berparas can...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
♧♧♧
Hari minggu telah berlalu, kini balik lagi ke hari paling menyebalkan bagi seluruh siswa. Hari Senin. Hari di mana semua orang kembali beraktivitas seperti biasanya.
Sama halnya dengan pasangan suami istri itu di pagi ini. Keduanya sedang disibukkan dengan kegiatannya masing-masing.
Geisha yang sibuk menyiapkan sarapan dan Altezza yang sibuk mondar-mandir mencari dasi serta ikat pinggangnya yang sedari tadi tidak kelihatan di mana rimbanya.
Laki-laki itu terlihat mencebikkan bibirnya karena sudah mulai kesal dan jengkel.
Hampir setengah jam ia mencari, tetapi tak kunjung ketemu juga. Sepertinya ia mulai menyerah dan meminta bantuan pada istrinya saja.
"Yang, dasi sama ikat pinggang aku mana?!" teriaknya.
Geisha yang masih berkutik di dapur pun hanya mendengus kesal ketika mendengar teriakan itu. "Dasi kamu di laci paling bawah, di nakas sebelah kiri," teriaknya menyahuti.
"Kalo ikat pinggangnya?" tanya Altezza lagi.
"Di laci lemari, Al." Wanita itu masih tampak sibuk memindah-mindahkan makanan ke meja makan.
Sedangkan Altezza, laki-laki itu malah terlihat semakin kesal sekarang. Lihat saja, ia berjalan ke arah lemari dengan kaki yang dihentak-hentakkan dan mulut yang terus memaki serta menyumpah serapahi kedua benda tersebut.
"Padahal udah gue cari tadi, tapi tetap nggak ketemu. Giliran istri gue yang ngomong, nongol tuh benda biadab!" gerutunya sebal, masih misuh-misuh perkara dasi dan ikat pinggangnya.
Setelah itu ia segera keluar dari kamar dan langsung melangkahkan kakinya menuju dapur. Geisha yang melihat itupun, langsung memberhentikan kegiatannya sebentar.
"Ketemu?" tanyanya lembut seraya menarik lengan lelaki itu agar duduk di kursi yang sudah ia siapkan.
Pria itu mengangguk. "Iya, nih." Tangannya memperlihatkan dasi dan ikat pinggangnya pada wanita itu.
"Yaudah dipakai," suruh wanita itu lagi.
"Pakaiin," pinta Altezza.
"Nggak lihat aku lagi sibuk?" decak Geisha malas.
Altezza menggidikkan bahunya tak acuh. "Yaudah, kalo gitu nggak usah di pakai," ujar pria itu santai sambil mencomot potongan apel yang berada di piring depannya.
Geisha memutar bola matanya jengah, sedikit menghembuskan napas lelah. Tumben sekali suaminya ini bertingkah manja, mendadak tidak bisa memakai kedua tangannya kah?
"Ck, sini." Tangan perempuan itu segera meraih dasi dari tangan suaminya.
Altezza tersenyum senang, lalu segera berbalik menghadap ke arah Geisha dan membiarkan wanita itu memakaikan dasinya dengan telaten.