#BlackCarlos (Series I)
Menikah karena sebuah kesalahan, adalah sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya di benak Altezza.
Siapa sangka jika laki-laki yang terkenal sebagai setan penguasa jalanan itu, harus menikahi seorang gadis berparas can...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
♧♧♧
Altezza berdecak kesal saat melihat ibu hamil di depannya ini. Bagaimana tidak? Sedari tadi perempuan itu memakan es krim dengan jumlah yang sangat banyak, tetapi masih saja kurang dan ingin meminta lagi.
Sekarang Altezza menyesal karena telah membelikan es krim dengan jumlah yang tak kira-kira untuk wanita itu.
"Udah!" tegur Altezza dingin ketika melihat Geisha yang hendak mengambil es krimnya lagi.
Sejak tadi perempuan itu memang diam-diam pergi ke dapur dan memakan beberapa es krim sisa kemarin tanpa sepengetahuan dari Altezza, hingga akhirnya kepergok oleh laki-laki itu dan berakhir menjadi seperti ini.
Bukannya tidak boleh, tetapi wanita itu sudah cukup banyak mengkonsumsi es krim lebih dari jumlah maksimal setiap harinya. Bahkan ibu hamil itu sanggup memakan belasan hingga puluhan tiap hari perbungkusnya.
Jika hanya mengkonsumsi satu, dua atau sampai tiga saja, mungkin Altezza juga tidak akan keberatan dan memaklumi.
Geisha tersentak kala Altezza yang tiba-tiba saja merampas semua es krim yang berada di tangannya. Wajah ceria yang sedari tadi wanita itu tampilkan kini berubah menjadi cemberut.
"Habis itu udah kok, janji," bujuk perempuan itu lagi sambil memainkan puppy eyesnya.
Hal tersebut tentunya tidak digubris oleh Altezza. Seorang laki-laki seperti Altezza mana mungkin akan luluh begitu saja, apalagi hanya menggunakan puppy eyes.
"Altezza ..." panggil Geisha pelan.
"Ck, nggak ada. Lo nggak boleh makan es lagi." Altezza memasang wajah datarnya, lalu memunguti kembali sampah-sampah es krim yang berserakan di lantai dapur bekas wanita itu.
Geisha berdecak dan semakin merengek-rengek ketika melihat Altezza yang mulai beranjak dari sana dengan membawa semua es krim-es krim kesayangannya ke dalam kulkas.
"Altezza ..." Wanita itu membuntuti Altezza dari belakang.
Merasa diabaikan, Geisha pun mencubit lengan laki-laki di depannya dengan kuat. "Ck! Kan bukan gue yang mau, anak lo nih!" cetus Geisha ketus sembari menunjuk perutnya yang sudah mulai membuncit.