#BlackCarlos (Series I)
Menikah karena sebuah kesalahan, adalah sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya di benak Altezza.
Siapa sangka jika laki-laki yang terkenal sebagai setan penguasa jalanan itu, harus menikahi seorang gadis berparas can...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
♧♧♧
"Ihh! bajunya lucu-lucu banget!" Perempuan blasteran Belanda itu menatap beberapa baju di depannya dengan mata yang berbinar.
Langkahnya mendekati salah satu dress yang menurutnya sangat cocok bila dipakai oleh sahabatnya.
"Sini deh, Sha. Ini cocok banget buat lo." Zara mendekati Geisha, lalu mulai mencocokkan dress tersebut di tubuh wanita itu.
"Gimana, bagus kan?" tanya Zara meminta persetujuan.
Geisha mengangguk cepat sambil tersenyum. "Iya, baguss."
"Yaudah, ini buat lo." Zara memasukkan baju tadi ke dalam keranjang belanjaannya. "Gue yang bayar." lanjut gadis itu lagi.
Mata Geisha membola, mulutnya siap mengeluarkan protesan. Namun Zara sudah lebih dulu memotong ucapannya. "No complain, okay?!"
"Tap-"
"Ssssttttt! Udah, diam ya bumil." Zara meletakkan jari telunjuknya di bibir ibu hamil itu.
"Eh, kita ke tempat perlengkapan bayi yuk? Gue mau pilihin baju buat ponakan gue nih," ajak Kaelyn yang baru saja keluar dari ruang ganti.
Cassie mengangguk semangat. "Yaudah, yok! Gue nggak sabar nih mau cari baju-baju lucuu!"
Kemudian keempatnya pun segera berjalan menuju toko khusus perlengkapan bayi yang ada di lantai 3.
"Gemes-gemes banget, sih!" Zara berdecak kagum saat melihat baju-baju bayi di hadapannya. Gadis itu berjalan mendekati rak-rak, lalu mulai memilih-milih baju terlebih dahulu.
"Pilihin baju yang warnanya netral-netral aja, soalnya kita belum tahu jenis kelaminnya apa," seru Kaelyn menginterupsi.
Mereka semua mengangguk mengerti dan kembali melihat-lihat.
"Lo emangnya nggak mau USG, Sha?" celetuk Cassie tiba-tiba.
"Kemarin udah kok," sahut Geisha jujur. Mata wanita itu tidak berpindah ketika melihat sepasang baju tidur di depannya.
"Terus lo nggak nanya, jenis kelamin anak lo cewek atau cowok?" tanya Cassie bingung.
Geisha menoleh sekilas. "Udah, tapi kata dokternya masih belum kelihatan jelas. Soalnya masih kecil banget, nanti tunggu usia kandungan gue tujuh bulan baru periksa lagi," jelas Geisha panjang lebar.
"Oh, gitu." Cassie hanya menganggukkan kepalanya kecil.