2. TRAGEDI KANTIN SEKOLAH + Cast

829 358 90
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


*

*

*

🌻

*

*

*

_____🌻_____

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

_____🌻_____


"Ada antek-anteknya si pecundang nih!" sindir Devta melirik sinis kearah dua siswi kembar dengan gaya rambut yang sama, yaitu kuncir dua seperti anak TK sedang berdiri di sisi kanan kiri anak tangga.

"Jaga ya mulut lo!" geram Ana yang mengenakan pita merah di rambutnya.

"Dari pada ketua kalian bukan manusia, lihat aja tuh sebelas dua belas sama kuntilanak!" sahut Ani mengomentari wajah pucat Hera.

Kesabarannya benar-benar di uji, tapi membalas dengan nada tinggi bukanlah sikapnya, gadis itu hanya memandangi dua musuh bebuyutannya dari ujung rambut hingga ujung kaki.

"Setidaknya gue lebih berkuasa di sini daripada pemimpin kalian berdua," ujar Hera tanpa ekspresi.

"Gue juga lebih populer," lanjutnya tetap tenang lalu berjalan berlawanan ditengah-tengah Ana dan Ani membuat bahu ketiganya bertabrakan.

"Anjing!" refleks keduanya.

Hera tak ingin membuang waktunya terlalu banyak untuk kakak kelasnya yang paling nyebelin itu, ia tak menoleh sama sekali meski cacian dan makian dari keduanya terus menggema di telinganya.

Selang beberapa saat ketiga anggota Dark Queen menyusul berjalan di belakangnya menuruni anak tangga, agaknya mereka akan pergi ke kantin, mengingat sekarang adalah jam istirahat sekolah.

*****

"Anak baru, sini!" panggil Rio melihat Arsyad yang baru selesai memesan makanan di meja besar berisi berbagai Snack dan gorengan.

Catatan Abu-abu [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang