Dua remaja yang saling membenci harus terlibat dalam sebuah perjanjian kerja paksa hanya karena sebuah pena, berawal dari benda kesayangan Arsyad yang Hera sita, membuat lelaki itu harus menjadi budak gadis paling egois dan angkuh se SMA Harapan Jua...
Langsung aja sebelum masuk kedalam isi ceritanya silakan klik vote dan coment dulu!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*
*
🌻
*
*
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
_____🌻_____
Lantunan harmoni musik yang didominasi oleh bunyi gitar, piano, drum dan bas itu menggema di se penjuru ruangan, lagu yang dinyanyikan tak begitu asing terdengar telinga para tamu caffe tersebut.
Tak seperti biasanya yang selalu membawakan musik barat, kini Gressa melantunkan lagu musisi Indonesia yaitu Fiersa Besari dan Feby Putri yang berjudul Runtuh, yah beberapa waktu lalu lagu tersebut sempat ramai digemari anak muda, selain karena enak didengar, liriknya juga bermakna sangat dalam dan banyak mewakili perasaan penikmatnya.
"Tak perlu khawatir ku hanya terluka."
"Terbiasa tuk pura-pura tertawa."
Penuh pengkhianatan gadis berambut ungu galaksi itu sampai menitihkan air mata, bagaimana tidak? Setiap kata-perkata seolah menyayat hatinya.
"Namun bolehkan sekali saja ku menangis?"
"Sebelum kembali membohongi diri," Nyanya begitu lembut, rasanya dadanya makin sesak, ingin sekali menangis tapi ia malu pada dunia, toh tak akan ada yang perduli.
Saat semua orang kian terhanyut dalam nada indah yang Gressa lantunkan, tiba-tiba seorang Pria berlari naik ke atas panggung dan langsung menarik kasar tangan Gressa.