35. BENAR-BENAR GILA

357 157 370
                                        

Haii bestie!

Gimana kabar kalian?

Balik lagi sama cila di👇

Balik lagi sama cila di👇

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*

*

🌻

*

*

_____🌻_____

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

_____🌻_____

Jarum jam menunjukan pukul empat sore, di depan cermin berhias ukiran kayu jati itu duduk seorang gadis berbalut blouse Sabrina lengan pendek warna millo dipadukan dengan rok pendek hitam, jemarinya merambah kelaci meja rias yang dipenuhi alat make up, dalam laci pertama terdapat berbagai macam warna lipstik.

Hera mengambil sebatang liptint warna merah pink natural, ia mulai memoles bibirnya agar tak terlihat pucat. Dalam ruangan Walk-in closet  bernuansa pink pastel itu berdiri lemari-lemari kaca besar berisi pakaian dan rak dinding putih berisi ratusan tas dan sepatu, sedangkan disamping cermin ada beberapa gantungan besi penuh aksesoris mulai dari kalung, gelang, anting, dan jepit rambut.

"Sayang, Papa masuk ya!"

Terdengar suara pria dari luar sana.

"Iya Pa!" pekik Hera.

Tak lama dari balik pembatas kamar datang seorang pria paruh baya berkemeja putih, ia tersenyum dan berjalan kearah Hera yang masih menghadap ke cermin.

"Cantik sekali Peri kecil Papa," ujarnya lalu mengambil sebuah sisir di atas meja.

Hera meletakkan lipstiknya kedalam laci meja, sementara itu Aditama dengan halus mulai menyisir rambut kecoklatan milik putrinya yang begitu lembut tergerai.

Hatinya kembali dibuat teriris tatkala helaian rambut putrinya berguguran di lantai, tangan pria itu mendadak gemetar, ia tak bisa membayangkan apa yang nantinya akan terjadi pada gadis yang teramat ia sayangi.

Catatan Abu-abu [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang