Hii!!
Terima kasih telah mampir di cerita yang agak awiwok ini, semoga suka🌸🌸🌸
Cerita ini murni hasil pemikiran dan hayalan author, jadi kalau ada kesamaan dengan cerita lain, itu adalah unsur ketidaksengajaan. Ditulis dari tahun 2022 dan telah direvisi berkali-kali. Dari yang acak-acakan, jadi lebih rapi seperti sekarang.
Di sebuah tebing tinggi surga, terdapat Bunga Keabadian yang mengapung di Sungai Jiwa. Bunga lotus menawan dengan warna seterang cahaya bulan dan sejernih kristal es. Lotus yang dijaga oleh seorang kakek tua berjanggut putih panjang dengan tongkat mutiara berbalut emas yang senantiasa dibawanya.
Melihat bunga itu mulai mekar, ia menjadi sangat senang karena hukumannya selama ribuan tahun akan berakhir.
Kaisar Langit memerintahkannya untuk menjaga Bunga Keabadian, yang suatu saat nanti akan ber-reinkarnasi ke dunia fana. Karena kesalahannya yang telah menghilangkan kedua Cincin Ruang Angkasa berisikan Hewan Roh Tingkat Tinggi milik KaisarLangit. Akhirnya penantiannya selama ini tidak sia-sia.
Bunga tersebut mekar sempurna. Langit dan hujan merayakan mekarnya Bunga Keabadian di Sungai Jiwa. Fenomena alam tak biasa tersebut membuat para manusia takjub karena langit terlihat terang dan cerah berwarna biru perak. Bunga itu melayang dan turun ke dunia fana untuk ber-reinkarnasi menjadi manusia.
Bersamaan dengan itu, di Kekaisaran Wang.
Tampak seorang wanita yang dikerumuni banyak pelayan. Wanita itu menjerit keras menahan rasa sakit yang menyerang perutnya.
"Ayo, Yang Mulia, dorong!" ucap seorang tabib wanita paruh baya yang tengah membantunya melahirkan.
Permaisuri Li Wei.
Wanita nomor satu Kekaisaran Wang yang tengah berjuang melahirkan tiga anaknya.
Oekkk...!!
Satu bayi lahir. Tabib itu tertegun ketika melihat cahaya keemasan bersinar di kening bayi itu, sesaat kemudian cahaya tersebut menghilang.
Di luar kediaman, Kaisar Wang mengembangkan senyumnya saat mendengar tangisan bayi di dalam sana.
Oekkk...!!
Bayi kedua lahir. Hal yang sama terjadi lagi, membuat tabib itu keheranan melihat kejadian yang sangat aneh menurutnya.
Kaisar Wang semakin bahagia. Kedua anaknya sudah lahir.
Oekkk...!!
Bayi terakhir lahir. Namun, hal sebelumnya tidak terjadi. Melainkan muncul sebuah tanda bergambar lotus merah yang terdapat di dahinya, akan tetapi tanda itu tidak bercahaya, dan malah mengeluarkan seberkas asap hitam, lalu menghilang. Sedangkan di sisi lain, Permaisuri Li Wei tersenyum lega ketika melihat ketiga putrinya lahir dengan selamat. Begitupun Kaisar Wang yang segera masuk untuk melihat anak-anak nya.
"Wei'er."
Pria itu menghampiri istrinya yang berbaring dengan ketiga putrinya.
"Lihatlah suamiku, kita mendapatkan tiga orang putri, mereka sangat cantik," ucap wanita itu senang, dan dibalas anggukan dari sang suami.
Kaisar Wang mengerutkan alisnya terkejut kala melihat salah satu putri yang memiliki tanda lotus merah di dahinya, lalu ia menggendong bayi itu. Kaisar Wang menyipitkan matanya untuk melihat lebih jelas lagi. Anak ini istimewa!!
"Lihatlah Wei'er, dia sangat istimewa di antara kedua saudaranya." Kaisar Wang menunjukkan tanda itu kepada istrinya dengan raut wajah bahagia bukan main. Permaisuri Li Wei sangat terkejut, kemudian tersenyum bangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triplets Princesses [END]
Fantasy'_Wang Xia Ai. Istri terkasih dan cinta pertama Zhang Xuen Chi _' Di Kekaisaran Wang. Kaisar Wang beserta Permaisuri Li Wei dikaruniai tiga putri kembar yang diberi nama Wang Xia Ai, Wang Chu Mei, dan Wang Mei Lan. Ketiganya disayangi dan dicintai o...
![Triplets Princesses [END]](https://img.wattpad.com/cover/316340766-64-k467194.jpg)