Wang Mei Lan melakukan berbagai usaha untuk mendekati Zhang Xuen Chi, tak bosan menempel padanya ke manapun dia pergi sampai pria tampan itu sangat muak dan berakhir mengusir gadis tersebut dari istananya secara tidak terhormat, serta mengadukan tigkahnya pada Kaisar dan Permaisuri Wang.
Beberapa minggu telah berlalu. Wang Chu Mei kini sudah kembali ke Kekaisaran Wang, karena kaisar dan permaisuri yang membujuknya tak henti-henti dan berakhir disetujui olehnya, meskipun ia tidak rela berpisah dari kakaknya.
Kehidupan Wang Xia Ai pun masih tenang-tenang saja selama di Kekaisaran Zhang, tak ada pengganggu yang mengusiknya. Hanya saja, perutnya sedikit tidak enak akhir-akhir ini. Ia sering muntah dan pusing, membuat Zhang Xuen Chi sangat menghawatirkan kondisi istri kecilnya itu.
Di sinilah mereka sekarang, wanita cantik itu sedang berada di pangkuan Zhang Xuen Chi untuk bermanja-manja. Entah mengapa ia sangat ingin terus berada di dekat suaminya itu. Jika tidak, maka ia akan sangat kesepian dan merasa tidak dicintai.
Zhang Xuen Chi juga sedikit heran dengan sikap istrinya belakangan ini, dia tidak biasanya bersikap manja begini. Ia bahkan tidak diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan atau memeriksa dokumen walaupun hanya sebentar. Untung saja ayahnya tidak masalah dengan sikap manja sang istri, karena dia sangat menyayangi menantunya.
"Xuen, kamu sangat harum," ucap Wang Xia Ai sambil mengendus-endus aroma tubuh Zhang Xuen Chi yang membuatnya nyaman. Ia menyenderkan kepalanya yang bersuhu panas di dada bidang pria itu.
"Tentu saja Xia'er, kamu juga sangat manis hmmm..." balas Zang Xuen Chi, lalu mencium seluruh inci wajah istrinya tanpa terkecuali, dan itu membuat Wang Xia Ai kegelian hingga tertawa.
Zhang Xuen Chi berhenti, lalu mengerutkan keningnya kala menyadari ada yang tidak beres pada istrinya.
"Xia'er? Kamu sakit? Kenapa tubuhmu sangat panas?" tanyanya khawatir, menatap mata indah di depannya.
"Aaawwss..."
Belum sempat menjawab, Wang Xia Ai tiba-tiba meringis pelan sambil memegangi perutnya yang keram, sontak membuat Zhang Xuen Chi sangat panik.
"Ada apa Xia'er? Perutmu kenapa?" tanya Zhang Xuen Chi beruntun sambil mengusap perut wanita itu dengan lembut.
"Aku tidak tahu. Belakangan ini selalu saja begini, dan itu terkadang membuatku kesakitan," ujarnya mengeluh.
"Mengapa kau tidak mengatakannya padaku? Bagaimana jika itu parah dan membahayakan mu?"
Pria tampan itu semakin panik dan terkejut ketika mengetahui bahwa istrinya sudah kesakitan sejak lama.
"Mungkin hanya sakit bias..."
"Tidak ada sakit biasa! Kamu harus diperiksa!" Ia berdiri dan langsung menggendong Wang Xia Ai menuju tempat tidur, lalu keluar dan menyuruh salah satu pengawal kediaman agar memanggil tabib untuk istrinya.
"TABIB ISTANA MEMASUKI KEDIAMAN!!"
Tak lama setelahnya munculah sosok tabib istana dengan menenteng kotak obatnya, dia berjalan tergesa-gesa menghampiri Zhang Xuen Chi yang duduk di pinggir ranjang sambil menenangkan Wang Xia Ai yang meringis kesakitan, ia mencengkram erat perutnya yang sangat sakit.
"Salam, Yang Mulia Putra Mahkota dan Putri Mahkota." Tabib itu memberikan salam dan membungkuk hormat.
"En, cepatlah periksa istri Benwang. Dia mengatakan bahwa perutnya terasa keram serta pusing dan muntah."
Tabib mengangguk mendengar penjelasan Zhang Xuen Chi, lalu memeriksa Wang Xia Ai yang berbaring lemah setelah rasa sakit hebat itu. Wajahnya pucat dan berkeringat, membuat sang suami semakin cemas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triplets Princesses [END]
Fantasi'_Wang Xia Ai. Istri terkasih dan cinta pertama Zhang Xuen Chi _' Di Kekaisaran Wang. Kaisar Wang beserta Permaisuri Li Wei dikaruniai tiga putri kembar yang diberi nama Wang Xia Ai, Wang Chu Mei, dan Wang Mei Lan. Ketiganya disayangi dan dicintai o...
![Triplets Princesses [END]](https://img.wattpad.com/cover/316340766-64-k467194.jpg)