43. Mengejutkan

133 11 0
                                        

Disaat anggota keluarga kekaisaran lain tetap melanjutkan sarapan mereka. Zhang Xuen Chi justru tengah dilanda kepanikan dan terus berlari dengan tergesa-gesa menuju Kediaman Mawar sambil menggendong Wang Xia Ai.

Setibanya di dalam kamar, pria itu langsung meletakan gadisny di ranjang, kemudian menutup mata dan memfokuskan pikiran guna mendeteksi keadaan Wang Xia Ai yang membuatnya bisa sampai meledakkan amarahnya dan mengeluarkan aura gelap.

Dahi Zhang Xuen Chi mengkerut ketika merasakan ada yang aneh di dalam aliran spiritual Wang Xia Ai. Terasa seperti ada kekuatan besar lain yang bercampur di dalamnya. Tak membahayakan, akan tetapi ia tetap merasa penasaran.

Sesaat kemudian ia membuka matanya dan beralih pada cincin di jari Wang Xia Ai, tangannya bergerak dan melepaskan cincin itu, kemudian melihatnya dengan teliti. Sontak ia terkejut kala merasakan energi yang sangat besar dari dalam cincin itu. Sungguh ia sangat penasaran, lalu mengeluarkan kekuatan nya dan mengarahkan nya pada cincin bermata hijau tersebut.

Di dalam Ruang Angkasa, Yoshan yang tengah tidur menjadi sedikit terusik karena ada sebuah kekuatan yang memasuki Ruang Angkasa. Merasa penasaran, ia keluar untuk memeriksa keadaan. Takut-takut bahwa nona nya dalam masalah.

Yoshan keluar dari dengan wujud manusianya, dan tiba di dalam kediaman sang nona. Pakaian berwarna kuning keemasan yang amat mewah dengan sedikit corak putih turut menghias setiap inci dari pakaian yang dikenakan nya.

"Nona!" Matanya membulat sempurna ketika melihat sang junjungan terbaring di atas ranjang dengan lemah, kemudian sebuah suara mengalihkan perhatiannya.

"Siapa kau?!" tanya Zhang Xuen Chi penuh selidik, menatapnya waspada.

"Kau yang siapa, sedang apa kau di kediaman nonaku!" balas Yoshan tak kalah sengit.

"Nona?"

"Ya, nona Wang Xia Ai adalah tuan ku. Namaku adalah Yoshan, hewan kontrak sepiritual tingkat tinggi miliknya," ucap Yoshan dengan gagah, menunjukkan aura kuatnya, penuh wibawa dan intimidasi.

"Ap-apa? Tidak mungkin!"

Zhang Xuen Chi masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Tidak sembarang orang bisa mendapatkan hewan roh. Apalagi hewan roh tingkat tinggi, sedangkan dirinya saja belum memiliki hewan roh. Sehebat apa kekasihnya itu?

"Apa yang tidak mungkin? Kembalikan cincin nona ku," titah Yoshan. Ia mengulurkan tangan kanannya di hadapan Zhang Xuen Chi meminta cincin itu. Namun, tampaknya pria itu tak memiliki niatan untuk mengembalikan cincin tersebut sehingga ia terpaksa menarik kembali tangannya.

"Apa kau sungguh-sungguh? Hewan roh jenis apa kau?" tanyanya penasaran. Kapan lagi ia bisa melihat hewan roh tingkat tinggi di hadapannya secara langsung?

Yoshan melihat pria di hadapannya ini dari atas ke bawah. Kalau dilihat dari pakaiannya, seharusnya pria ini adalah seorang pangeran atau Putra Mahkota. Tidak mungkin dia adalah orang biasa dengan pakaian dan postur yang tegap begini.

"Simpan pertanyaan mu, siapa kau? Kenapa kau ada di kediaman nonaku?" ujarnya penuh selidik.

"Benwang adalah Putra Mahkota Kekaisaran Zhang ini. Calon suami nona mu, kami akan menikah besok, jadi kau harus menghormati ku," jawab Zhang Xuen Chi bangga. Mungkin hewan roh ini akan bersikap lebih sopan padanya setelah mengetahui statusnya.

Yoshan mendelik tak percaya, benar dugaannya bahwa pria ini adalah Putra Mahkota. Apa dia sungguh-sungguh bahwa dia adalah calon suami nona nya? Dan apa itu tadi? Pria ini meminta untuk menghormati nya?

Sungguh ia tidak Sudi!

"Oh," jawab Yoshan singkat tak perduli.

"Aku tidak tertarik untuk dekat dengan mu, kembalikan cincin nonaku!" kata Yoshan yang mulai kesal.

"Pertama, tunjukan wujud aslimu. Benwang sangat penasaran." ujar Zhang Xuen Chi memaksa. Ia ingin melihat, hewan roh tingkat tinggi jenis apa yang dimiliki Xia Ai nya hingga bisa berubah wujud menjadi manusia sempurna. Pastinya bukan hewan sembarangan.

Yoshan memutar bola matanya malas, kemudian mengubah wujud menjadi Serigala Emas yang berkilau.

Zhang Xuen Chi tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya. Serigala Emas! Hewan roh tingkat tinggi nomor satu yang melegenda! Ia sudah banyak mendengar tentang hewan roh yang satu ini. Kalau tidak salah, seharusnya Serigala Emas berpasangan dengan Harimau Putih untuk menyempurnakan kekuatan mereka. Jika mereka berdua sudah bersatu, maka kekuatan mereka bisa saja menghancurkan dunia.

Di tengah keterkejutan Zhang Xuen Chi. Suara lenguhan Wang Xia Ai seketika mengalihkan perhatian mereka berdua.

"Uugh.."

Zhang Xuen Chi sontak menghampiri Wang Xia Ai di ranjangnya.

"Xia'er, kamu tidak apa?" tanyanya khawatir.

"Aku? Apa yang terjadi?" tanya Wang Xia Ai bingung.

"Hah?" Zhang Xuen Chi melongo bingung. Aneh sekali, mengapa dia malah bertanya?

"Iya, apa yang terjadi?" Dia bertanya sekali lagi.

"Xia'er, kamu tidak ingat?" tanya Zhang Xuen Chi memastikan dan mendapatkan gelengan kepala sebagai jawaban.

"Kamu tadi membentak Bai Nian, kemudian mencekiknya di udara dan kau mengeluarkan aura gelap yang sangat kuat."

Wang Xia Ai yang mendengar penjelasan Zhang Xuen Chi jelas terkejut sekaligus bingung. Tidak mungkin ia melakukan itu.

"Apa kau sungguh-sungguh, Xuen?"

"En."

Di tengah kebingungan keduanya, tanpa mereka disadari, Yoshan justru tersenyum miring.

Yap! Benar. Ialah yang mengambil alih tubuh sang nona untuk membalas anak selir tak tahu diri itu. Ia sungguh tak tega melihat nona nya dihina seperti tadi, terlebih lagi semakin geram kala melihat dia berani mempermalukan majikan nya.

Jadi, tidak ada salahnya, kan?

"Aaaauuuuuu...." suara lolongan manja serigala/Yoshan terdengar, dia kemudian berjalan menuju ranjang dan naik di ranjang tempat Wang Xia Ai tidur.

"Ah, Yoshan. Kau di sini?" tanya Wang Xia Ai, seketika melupakan kebingungan barusan dan beralih mengelus bulu Yoshan dengan sayang.

"Xia'er, apa benar dia hewan roh milikmu?" Zhang Xuen Chi kembali memastikan, untuk membuktikan bawa ia tidak salah dengar tadi. Ini terlalu mustahil untuk dipercayai.

"En, ini Yoshan, hewan roh ku." Gadis cantik itu memperkenalkan Yoshan dengan ramah. Bukankah Zhang Xuen Chi sebentar lagi akan menjadi suaminya? Tidak apa jika ia memberitahu keberadaan Yoshan padanya. Namun, tatapannya seketika beralih dan menatap cincin nya yang berada di tangan kekasihnya.

"Xuen, cincinku. Mengapa ada di tangan mu?"

Zhang Xuen chi yang memegang cincin Xia Ai langsung menjadi salah tingkah. Ia lupa mengembalikan cincin itu.

"Apa nona tahu? Aku sudah memintanya untuk mengembalikan cincin Anda, tapi pria yang mengaku akan menjadi suami mu itu tidak mau memberikannya," imbuh Yoshan mengompori.

Ia mengerutkan alisnya. Lalu menatap pria tampan tersebut meminta penjelasan.

Zhang Xuen chi yang ditatap pun segera memasangkan kembalu cincin itu di jari Wang Xia Ai.

"Maafkan aku, Xia'er. Aku tadi hanya penasaran dengan cincin ini," jelas Zhang Xuen Chi.

"Ooh.." Ia mengangguk mengerti.

"Yoshan, kembalilah," titah Wang Xia Ai. Ia sengaja tidak menyebutkan 'Cincin Ruang Angkasa' karena ia tidak ingin memberitahu soal cincinnya pada orang lain, meskipun itu adalah Zhang Xuen Chi yang akan menjadi suaminya besok.

"Baik," jawabnya, lalu kembali masuk ke dalam cincin dan melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu.

 Triplets Princesses [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang