Pria yang mengenakan setelan hanfu khas berwarna emas berpadu putih mewah itu terlihat sedang berjalan dengan tenang dan diikuti oleh seorang pengawal di belakang nya. Lama melihat-lihat membuatnya cukup kagum dengan penataan dari setiap inci dari istana ini. Sangat indah dan megah, tak heran, ini adalah kekaisaran terkuat nomor satu.
Sedangkan di depan sana, beberapa meter dari tempat Zhang Xuen Chi berada sudah tampak Wang Mei Lan yang tidak bisa menahan diri untuk tidak berteriak ketika melihat pria idaman nya. Dia tersenyum girang dan terus berusaha merapikan rambutnya yang sudah dipenuhi perhiasan yang sangat banyak seperti toko emas berjalan.
"Astaga! Hei, kau! Apa wajahku sudah cantik?" tanya nya pada seorang pelayan di belakangnya.
"Anda selalu cantik, Yang Mulia." Dia menjawab seraya tersenyum yang membuat Wang Mei Lan semakin percaya diri untuk mencari muka di hadapan Zhang Xuen Chi.
Hingga jarak di antara mereka sudah sangat dekat dan tentu saja dilihat oleh Putra Mahkota tersebut, akan tetapi ia tak menghiraukan nya dan malah menganggap gadis di depan sana itu sangat aneh karena terlalu menor.
"Selamat pagi, Yang Mulia."
Wang Mei Lan berhenti tepat di depan Zhang Xuen Chi dan sedikit membungkuk untuk memberi salam dengan wajah malu-malu anjing.
"En." Singkat, padat dan dingin.
Gadis itu menutupi setengah wajahnya dengan kipas, bergerak malu-malu seraya mencuri-curi pandang menatap wajah tampan di depannya.
Zhang Xuen Chi sangat muak dengan kedatangan gadis itu yang telah mengulur waktunya untuk bertemu dengan Wang Xia Ai, sehingga memutuskan untuk melanjutkan langkahnya dan berlalu pergi meninggalkan Wang Mei Lan tanpa sepatah katapun.
"Tunggu, Yang Mulia!" suara teriakan berasal dari belakang yang berhasil menghentikan langkah Zhang Xuen Chi sekali lagi.
"Sial!" gerutunya kesal. Apa lagi yang dia inginkan?!
Wang Mei Lan tidak putus asa mengejar pria itu dan menghampiri nya.
"Perkenalkan, aku Wang Mei Lan, putri ketiga dari Kaisar Wang." Dia mengulurkan tangannya di depan Zhang Xuen Chi sambil tersenyum manis, akan tetapi sama sekali tidak manis menurut pria itu.
"Ya, senang bertemu denganmu. Benwang ada urusan, permisi." Setelah berucap, ia segera pergi dari sana dengan langkah cepat.
Senyum Wang Mei Lan luntur seketika saat Putra Mahkota terang-terangan mengacuhkan nya di depan para pelayan nya. Dia berteriak marah seraya menghentak-hentakkan kakinya.
Sesampainya di kediaman Wang Xia Ai, kasim mengumumkan kedatangan Putra Mahkota Kekaisaran Zhang.
"PUTRA MAHKOTA KEKAISARAN ZHANG, ZHANG XUEN CHI DATANG BERKUNJUNG!!" teriak kasim memberitahu sang pemilik kediaman.
Pria tampan itu tampak mengedarkan pandangannya ke sekeliling dan mengamati kediaman lusuh di depannya. Apa ini? Dinding polos dan suram, serta atap yang lusuh. Satu-satunya hal bagus di sini hanyalah halamannya yang indah, sebenarnya ia cukup terkejut karena di taman tadi ia melihat beberapa tanaman langka untuk pemurnian pil dan meditasi. Untuk apa? Pikirnya.
Di dalam sana, Wang Xia Ai yang sedang sibuk membaca buku sontak terkejut.
'Untuk apa Putra Mahkota Kekaisaran Zhang datang menemuiku?' tanyanya di dalam benaknya. Setelahnya ia bangkit dan membukakan pintu untuk mengizinkan Putra Mahkota masuk.
Setelah mendapat izin, Zhang Xuen Chi masuk dan mendapati Wang Xia Ai yang tengah berdiri dihadapannya dengan tatapan takut-takut. Terlihat jelas dari raut wajahnya yang terkadang menunduk sambil mencengkram kain hanfu nya yang lusuh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triplets Princesses [END]
Fantasia'_Wang Xia Ai. Istri terkasih dan cinta pertama Zhang Xuen Chi _' Di Kekaisaran Wang. Kaisar Wang beserta Permaisuri Li Wei dikaruniai tiga putri kembar yang diberi nama Wang Xia Ai, Wang Chu Mei, dan Wang Mei Lan. Ketiganya disayangi dan dicintai o...
![Triplets Princesses [END]](https://img.wattpad.com/cover/316340766-64-k467194.jpg)