Sebelum pergi ke Kediaman Naga milik Kaisar Wang, Zhang Xuen Chi memutuskan untuk menghubungi Bao san terlebih dahulu melewati telepati.
'Bao San, apakah kau sudah menemukan lotus putih?'
'Sudah, Yang Mulia, ternyata mengalahkan hewan roh tingkat tinggi itu cukup mudah.' Bao San melapor bahwa ia sudah mendapatkan lotus putih yang Tuan nya minta.
'Kalau begitu cepatlah, Xia'er tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi kau segeralah pulang, jika tidak, Xia'er bisa saja tiada.'
'Bagaimana bisa, Yang Mulia? Bukankah tabib mengatakan bahwa tuan putri mampu bertahan hingga tiga hari?'
'Pelayan sialan suruhan Mei Lan meminumkan racun dosis tinggi padanya yang membuatnya hanya mampu bertahan hidup hingga lima jam, segeralah menghadap.'
'Baik, Yang Mulia. Hamba tinggal melewati pasar di ibukota maka hamba akan segera sampai."
'Bagus Bao San, benwang memang bisa mengandalkan mu,' ujar Zhang Xuen Chi atas kerja bagus Bao.
'Sudah menjadi tugas hamba, Yang Mulia. Kalau begitu hamba izin melanjutkan perjalanan menuju istana."
'Baiklah.'
Ia akhirnya bisa bernapas lega saat jika mengetahui Bao San sudah menuju istana, kemudian melanjutkan langkah nya menuju Kediaman Naga kaisar untuk melaporkan putri tak tahu malu itu. Jika terus dibiarkan, maka Wang Xia Ai bisa dalam bahaya terus menerus, terlebih lagi dia baru saja menganncamnya.
Sesampainya di Kediaman Naga, kasim mengumumkan kedatangan Putra Mahkota. Kaisar Wang yang sedang mengerjakan beberapa laporan langsung menghentikan kegiatannya.
"Salam, kaisar. Maaf telah mengganggu waktumu," ujar Zhang Xuen Chi memberikan salam pada Kaisar Wang yang berstatus lebih tinggi darinya.
"En, ada gerangan apa Putra Mahkota datang menemui Zen?"
"Saya ingin membicarakan masalah Putri Wang Xia Ai, Yang Mulia."
"Oh, apakah Putra Mahkota sudah menemukan pelakunya? Biar Zen sendiri yang akan menghukum pelaku kejahatan pada keluarga kekaisaran," ujarnya. Sebenarnya dia sangat malas membela anak itu. Untuk apa? Hanya buang-buang waktu dan merepotkan diri. Namun, bagaimanapun juga dirinya harus menjaga nama baik di hadapan Putra Mahkota Zhang.
"Apakah Anda yakin akan menghukum siapapun orang nya?" tanya Zhang Xuen Chi tak percaya. Ia ingin memastikan bahwa ucapan kaisar tua bangka ini bisa dipercaya.
"Tentu saja." Kaisar Wang menjawab mantap.
"Siapapun?"
"Ya, siapapun itu."
"Wang Mei Lan putrimu sendiri," ucap Zhang Xuen Chi.
"Tidak mungkin! Mei'er tidak seperti itu, Anda jangan asal menuduh, Putra Mahkota!" pungkas Kaisar Wang tidak terima putrinya disebut sebagai pelaku percobaan pembunuhan pada Xia Ai.
Pria itu mengusap wajahnya kasar. Dirinya sudah menduga kalau kaisar tua bangka ini tidak akan percaya dengan mudah bahwa putri kesayangan adalah pelaku kejahatan. Ia seharusnya sadar jika melapor hanya akan sia-sia, membuang napas untuk berbicara dengan orang yang sudah dibutakan kasih sayang.
"Saya melihat dengan mata sendiri bahwa Putri Wang Mei Lan keluar dari kediaman dengan tergesa-gesa setelah Putri Wang Xia Ai keracunan," ujar Zhang Xuen Chi berusaha meyakinkan.
"Kau hanya melihatnya keluar dan bukan melihatnya meracuni Xia Ai!" elak Kaisar Wang masih menolak fakta bahwa Wang Mei Lan bersalah atas kasus ini.
"Bukan hanya itu, Yang Mulia. Bahkan, Wang Mei Lan kembali mengirim pelayan untuk meracuni Xia'er saat tak sadarkan diri, yang membuat keadaan nya semakin parah." Zhang Xuen Chi masih berusaha sesabar mungkin menjelaskan pada Kaisar Wang tentang kejadian yang sebenarnya.
Di saat perdebatan panas antara Zhang Xuen Chi dan Kaisar Wang, suara Wang Chu Mei tiba-tiba menyela pembicaraan mereka berdua.
"Itu benar, Yang Mulia. Kakak ku Xia Ai telah diracuni berkali-kali, dan pelakunya adalah anak kesayangan mu itu!" ujarnya ikut masuk kedalam perdebatan.
"Anda mendengarnya sendiri kaisar dan Putri Chu Mei menyaksikan aksi jahat Putri Mei Lan yang berencana membunuh saudaranya sendiri."
Zhang Xuen Chi hampir kehabisan kesabaran saat menjelaskan dan berusaha semaksimal mungkin agar tidak meledakan emosinya di depan Kaisar Wang.
"Kalian pasti sudah bersekongkol untuk menjatuhkan Mei'er! Pergilah! Zen tidak ada waktu untuk semua ini!" bentak Kaisar Wang tak mau tahu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triplets Princesses [END]
Fantasy'_Wang Xia Ai. Istri terkasih dan cinta pertama Zhang Xuen Chi _' Di Kekaisaran Wang. Kaisar Wang beserta Permaisuri Li Wei dikaruniai tiga putri kembar yang diberi nama Wang Xia Ai, Wang Chu Mei, dan Wang Mei Lan. Ketiganya disayangi dan dicintai o...
![Triplets Princesses [END]](https://img.wattpad.com/cover/316340766-64-k467194.jpg)