Hari berganti seiring berjalannya waktu. Musim demi musim bertukar setiap bulan dan tahun, selama itu Zhang Xuen Chi sangat memperhatikan istrinya lebih dari apapun, sampai akhirnya dia harus pergi demi urusan negeri dalam waktu yang lama, membuatnya jauh dari sang istri selama beberapa bulan, hingga usia kandungan Wang Xia Ai menginjak usia 8 bulan.
Kondisinya semakin lemah, dia sering sakit-sakitan dan tak jarang memuntahkan darah segar dari mulutnya hampir setiap hari. Entah apa sebabnya, akan tetapi wanita itu tetap bertahan demi sang anak agar lahir dengan selamat.
Energi yang Wang Xia Ai miliki sudah hampir terkuras habis karena dia selalu menyalurkan kekuatannya untuk melindungi anak yang sedang ia kandung agar tetap sehat. Bahkan, dia tidak sempat berkultivasi untuk mengisi energinya lagi sebab bangun pun terasa begitu sulit. Rasanya dia sudah tidak kuat.
Ditambah lagi dengan Zhang Xuen Chi yang belakangan ini selalu sibuk dan jarang memperhatikan istrinya. Pria itu fokus mengurus pemberontakan di bagian selatan kekaisaran, sehingga harus pergi ke sana dalam waktu yang lama. Sementara itu, beberapa bulan belakangan, selir Ling Niu semakin gencar menyusun rencana untuk menyingkirkan Wang Xia Ai dan juga anak yang sedang dikandungnya.
Perlahan-lahan tapi pasti, selir Ling Niu mengirimkan racun langka dan sangat berharga dari Sekte Pedang Neraka ke kediaman Wang Xia Ai setiap hari dengan sangat mulus tanpa menimbulkan kecurigaan.
Racun yang sudah diracik dengan sangatlah hati-hati, sehingga Kultivator Tingkat Legendaris seperti Wang Xia Ai sekalipun akan sangat sulit untuk mendeteksinya. Ia membeli racun itu dengan harga yang sangat mahal secara diam-diam, mempertaruhkan semua yang dimilikinya hanya demi sebuah ambisi.
Tabib yang sering mengurus Wang Xia Ai pun hilang secara misterius tanpa pamit undur diri. Dia sudah berusaha mencari sebabnya, akan tetapi tidak mendapatkan apapun. Karena tabib yang mengurus istrinya menghilang, Zhang Xuen Chi yang mendapat kabar tersebut langsung memilihkan tabib baru untuk mengurus sang istri, yang tanpa ia sadari, itu adalah tabib palsu suruhan selir Ling Niu untuk menyingkirkan Wang Xia Ai lebih mudah.
Selir Ling Niu benar-benar puas dengan cara kerja racun itu. Ia begitu mendambakan tahta itu untuk putranya, yang kelak akan menjadi seorang kaisar. Seperti apa yang sudah ia rencanakan selama bertahun-tahun.
Sebenarnya, ia hanya harus menyingkirkan Zhang Xuen Chi sebagai penerus tahta. Namun, semua itu bertambah rumit sejak ia mengetahui kalau Putri Mahkota sedang mengandung seorang anak. Jadi, ia harus menyingkirkan anak itu terlebih dahulu sebelum menyingkirkan ayahnya. Sangat merepotkan, dan kalau bisa, ia akan melenyapkan ibunya sekaligus meski dia tak bersalah sekalipun.
.............
Seperti saat ini, Wang Xia Ai tengah terbaring lemas di ranjangnya dengan mata sayu dan wajah yang pucat. Di sampingnya sudah ada tabib, sebab beberapa menit lalu ia memuntahkan darah dari mulutnya lagi dan lagi. Tubuhnya rasanya sangat kosong tanpa tenaga, dia sangat membutuhkan Wang Chu Mei di sisinya, tapi dirinya tak ingin membuatnya khawatir.
"Yang Mulia Putri Mahkota, Anda harus banyak istirahat dan rajin meminum obat," ucap tabib Dau, tabib suruhan selir Ling Niu dengan wajah perhatian. Namun, hatinya jelas bersorak senang. Tangannya terulur dan mengambil semangkuk ramuan hijau yang rutin ia berikan pada Wang Xia Ai setiap hari.
"Minumlah Yang Mulia."
Tabib Dau mendekatkan mangkuk itu ke mulut Wang Xia Ai, tapi wanita itu memalingkan wajahnya.
"Obat itu sangat aneh, tabib. Bengong sama sekali tidak merasa jauh lebih baik setelah meminumnya," ujarnya dengan suara serak lemah.
Wanita paruh baya itu tetap memasang wajah tenang sambil tersenyum manis.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triplets Princesses [END]
Fantasi'_Wang Xia Ai. Istri terkasih dan cinta pertama Zhang Xuen Chi _' Di Kekaisaran Wang. Kaisar Wang beserta Permaisuri Li Wei dikaruniai tiga putri kembar yang diberi nama Wang Xia Ai, Wang Chu Mei, dan Wang Mei Lan. Ketiganya disayangi dan dicintai o...
![Triplets Princesses [END]](https://img.wattpad.com/cover/316340766-64-k467194.jpg)