09°kecelakaan

6.1K 360 141
                                        

Holla BESTie
Ada yang masih nungguin AM up?
Yuk langsung baca↓
Pelan-pelan aja bacanya

~Happy Reading ~

Ardan mengendarai motor dengan kecepatan diatas rata-rata, entah kemana tujuannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ardan mengendarai motor dengan kecepatan diatas rata-rata, entah kemana tujuannya. Sejak pulang dari rumah sakit tadi, dia langsung membereskan barang-barangnya dan pergi meninggalkan rumah.

Pikirannya sedang kacau. Baik dari segi manapun, dia saat ini sedang tidak baik-baik saja.

"Aaaghh."

Ardan menambah kecepatan motornya menjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Dia bahkan menghiraukan semua makian orang-orang yang ada disitu.

"Dasar pembawa sial."

"Saya malu punya anak kayak kamu."

"Malu maluin keluarga saja."

"Pergi kamu dari sini."

"Nyesel saya ngebiarin kamu tinggal dirumah saya."

"Gara-gara kamu anak saya jadi celaka."

"Kalau boleh milih, lebih baik kamu mati dari pada anak saya."

"Mulai saat ini anak saya hanya Argan."

"Aaaghh,"

"Aku bukan pembawa sial."

"Bukan aku yang ngelakuin itu."

"Bukan."

"Bukan aku,Yah."

"Aaaghh...bu-bukan."

"Ak-aku sayang kalian semua."

"BRAKK."

"BRUUKK."

~~~~~

"Gimana keadaan Lo,Dan. Udah baikan'kan?"

"Udah lebih mendingan."

"Gimana ceritanya sih, kok sampai bisa lo ketabrak?."

"Ya mau gimana lagi, emang udah jalannya kayak gitu."

Argan sudah sadar dari satu setengah jam yang lalu. Lukanya tidak terlalu parah, hanya luka di kepala dan itupun tidak terlalu dalam.

ARDAN MAHENDRACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang