Happy reading guys, jangan lupa vote dan spam komen yaaaa
√
"akh, sakit" ucap wanita berparas cantik dan memiliki kulit putih itu.
"Kenapa kau menamparku sialan" ucap wanita itu marah.
"Berapa kali aku bilang, jangan menjadi wanita ular, andai saja kau tidak mengandung anakku, sudah aku bunuh dirimu, dan sekali lagi aku tekankan aku tidak ingin anakku mempunyai ibu seperti iblis, serta jangan pernah kau ganggu dia" ucap lelaki yang menampar wanita itu.
"Kau egois" ucap wanita itu lalu berlalu meninggalkan lelaki yang termenung setelah kepergian wanita yang ia tampar tadi.
√
"Mommy, Al yang tampan pulang" mendengar suara sang anak yang telah pulang, Azelia jadi panas dingin, ia tak siap mengatakan keadaan sekarang.
"Winter, bagaimana ini" tanya Azelia kepada Winter yang masih sibuk memainkan rambutnya.
"Ya, kau tinggal jelaskan" ucap Winter santai, Azelia jadi gemas sendiri dengan suaminya ini, rasanya ia ingin membuangnya kelautan lepas.
"Mommy, mom dimana" sekarang giliran suara Leandro yang terdengar.
"Ah, i-iya sayang, mommy di atas, di kamar mommy" ucap Azelia tak kalah deras, ia pasrah, tidak mungkin jika masalah ini ditutupi kan.
"Mom" sapa Alvaro saat kepalanya sedang melihat di celah pintu, Azelia tersenyum lalu mengayunkan tangannya pertanda menyuruh anaknya ini masuk, mereka berdua juga tersenyum lebar, sepertinya anaknya ini belum menyadari apa yang terjadi.
"Sela, hah, mom, Lula kenapa" ucap Alvaro terkejut, kan apa Azelia bilang, ia takut dengan reaksi anaknya ini, apakah dengan Alvaro yang sangat menyayangi adiknya ini.
"Aku keluar dulu, ada telepon dari kantor" pamit Winter yang dibalas anggukan kepala oleh Azelia.
"Astaga Lula, k-kamu kenapa" tanya Alvaro bergetar, Azelia yang melihatnya pun merasa iba, saat melihat Leandro yang berdiri di belakang Alvaro, Azelia terkejut, reaksi Leandro sangat jauh berbeda dengan adiknya, anak tampannya itu malah menatap kosong lantai.
"Tidak mom, ampun jangan pukul Le lagi, hiks ini sakit" teriak Leandro kecil saat ia dipukul oleh sang ibu.
"Sudah berapa kali aku bilang hah, jangan pernah membuatku malu, tapi kau tetap saja membuatku malu, dasar anak sialan, rasakan ini" ucap Azelia lalu kembali mengayunkan ikat pinggang kepada Leandro.
"Hiks, s-sakit mom, sakit hiks, mom sangat jahat" ucap Leandro kecil, Azelia yang mendengar itupun langsung murka.
"Kau tau hah artinya jahat itu apa, sini aku contohkan kepadamu" ucap Azelia murka lalu menarik kepala Leandro kecil.
Duk
"Bagaimana, enak sialan" tanya Azelia lalu tertawa kencang setelahnya dan pergi meninggalkan Leandro dengan rasa sakitnya.
"S-sakit, hiks hiks, kenapa mommy sejahat ini, aku benci mommy" ucap Leandro kecil sambil memegang kepalanya yang pusing.
"Hiks, da-darah" ucap Leandro saat melihat tangan yang memegang kepalanya tadi berdarah.
"Hiks, tidak, s-sakit, ampun" ucap Leandro tiba-tiba sehingga membuat Azelia dan Alvaro terkejut.
"Sayang, ada apa" tanya Azelia lembut lalu berjalan mendekati Leandro dan memegang tangan anaknya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry, I'm Back
FantasíaAzelia, wanita yang mati mengenaskan, ia dibunuh oleh selingkuhan suaminya. Saat saat terakhir bukannya tatapan sedih yang diberikan suami dan anak anaknya, mereka malah menatap dingin Azelia. Kemudian pergi meninggalkan Azelia sendirian dengan rasa...
