"Ceritain semuanya padaku Shanna".
Bibirku tersenyum miring "untuk apa aku cerita padamu? Memangnya kamu bisa membantuku?"
"Ya....aku bisa membantumu".
Cih, membantuku katanya?
Ku hentikan mobilku tepat di depan pintu gerbang rumahnya dan ku tatap wajah Finley dengan datar "memangnya kamu punya apa hah? Jangan ikut campur masalahku. Aku tidak suka dengan orang yang ikut campur masalahku".
"Aku ini kekasihmu. Apa salahnya aku ikut campur dan membantumu? Aku juga ingin menjadi orang yang berguna untukmu Shanna. Aku ingin menjadi orang yang selalu ada buat kamu. Aku ingin menjadi orang pertama yang menjagamu dan aku ....."
"Dengar ya Finley. Permasalahanku bukan soal cinta-cintaan monyet. Permasalahanku berkaitan dengan nyawa, so....lebih baik kamu tetap diam dan tidak menemuiku sebelum semua permasalahan ku selesai".
Finley menghela nafas pelan "kalau kamu tidak ingin menceritakannya padaku maka aku akan mencari tau semuanya sendiri".
Finley turun dari mobilku dan aku segera ikut turun dari mobil ku. Ku pegang lengan Shanna saat Shanna hendak membuka pintu gerbangnya "jangan konyol Finley, kamu bisa mati kalau kamu mencari tau sendiri".
"Aku tidak perduli dengan nyawaku. Aku akan sangat menyesal jika aku tidak tau apa yang terjadi. Aku hanya takut kehilangan mu".
Perempuan ini sinting. Kenapa dia bisa sebucin ini sih? Bisa bahaya kalau dia sampai berurusan dengan Fanya atau si brengsek Skyler.
Ku putar bola mataku dengan malas "ikut aku masuk kedalam mobil, aku akan menceritakan semuanya".
Ku tarik lengan Finley dan dia kembali masuk kedalam mobilku. Aku masuk kedalam mobilku dan ku lajukan mobilku dengan kecepatan sedang di jalan raya.
"Kapan ceritanya?"
Dasar gak punya sopan sabar.
Ku lirik Finley sekilas "ambil map di jok belakang dan pahami isinya".
Finley mengambil map yang ada di jok belakang dan dia mulai diam karena dia fokus membaca beberapa kertas yang ada di map tersebut.
Aku kini fokus melihat area sekeliling ku karena takut akan di ikuti oleh anak buah Fanya tapi seperti nya aman.
Ku belokan kemudi mobilku ke area perumahan mewah dan aku langsung melajukan mobilku menuju rumah persembunyian Shanna yang lainnya setelah melakukan pemeriksaan di pos pemeriksaan.
Ku masukan mobilku kedalam basement mobil rumah milik Shanna saat pintu gerbang rumah ini terbuka sendiri.
"Turun", pintaku sambil membuka seat belt ku.
Finley melihat sekeliling nya dan ikut turun bersamaku dari mobil.
"Ini dimana?"
"Rumah hantu".
Kakiku melangkah masuk kedalam Shanna yang memiliki 1 lantai dan aku membawa Finley menuju kamarku.
Finley langsung menuju ke white board yang ada di kamarku dan melihat beberapa foto sekaligus informasi di white board.
Dia sat-set juga.
Kini aku duduk di tepi tempat tidur saat Finley sedang membaca informasi di white board.
"Siapa mereka? Kenapa kamu mencari informasi tentang mereka?"
"Karena mereka sudah membunuh temanku".
"Membunuh temanmu?"
Aku menghela nafas pelan "temanku adalah pasukan khusus terbaik di negeri ini, dan dia mati karena mereka".
KAMU SEDANG MEMBACA
RETURN (Completed)
RomanceAku hidup kembali? What the hell.... Kenapa aku bisa hidup kembali di tubuh orang lain? Apa ini termasuk reinkarnasi? Dan apa kalian percaya sebuah kehidupan setelah mati? GXG AREA 21++ *HANYA CERITA FIKSI MOHON MAAF JIKA ADA PERSAMAAN NAMA, TEMPAT...
