"Hallo sayang".
Aku tersenyum manis saat melihat Finley yang baru saja memasuki mobilku dan duduk di samping ku lalu dia meletakan barang bawaannya di jok belakang mobilku.
"Capek ya?", tanyaku saat mendengar dia menghela nafas pelan sambil menyandarkan punggungnya di jok mobilku.
"Banget",sahutnya sebelum dia memejamkan kedua matanya.
Ku jalankan mobilku keluar dari bandara menuju ke jalan raya. Ku lirik Finley yang masih memejamkan kedua matanya "kita makan dulu ya di luar".
"Humm".
"Kamu mau apa?",tanyaku padanya.
"Steak sayang. Aku pengen steak".
"Okey".
Ku lajukan mobilku dengan kecepatan sedang dan kurasakan genggaman lembut di punggung tangan kiri ku saat aku sedang fokus menyetir.
"Maaf ya sayang kalau aku ngrepotin kamu buat jemput aku di bandara".
"Gak papa kok, aku tau kalau kamu kangen sama aku makanya kamu pengen cepet-cepet ketemu aku kan?"
Cup
Kedua mataku berkedip pelan saat Finley mengecup pipi kiriku "sok tau, tapi emang bener sih".
Bibirku tersenyum dan ku belokan kemudi mobilku ke area parkiran.
"Yuk turun",ajakku sambil melepaskan seat belt ku.
Aku turun dari mobil dan diikuti Finley dan Finley langsung menggandengku saat kami berjalan menuju restoran yang cukup ramai oleh pelanggan.
"Selamat malam kak. Ada yang bisa saya bantu?"
"Tolong meja untuk 2 orang, area no smoking",sahut Finley.
Ku lihat sekeliling ku dan beberapa pengunjung mengarahkan kameranya ke arahku. Aku mencoba untuk ramah dengan tersenyum ke arah mereka dan mereka membalas senyumanku dengan ponsel yang masih mengarah ke arahku.
"Baik kak. Mari saya antar".
Finley masih menggenggam tanganku dan menarikku saat pramusaji mengantarkan kami ke meja yang kosong.
Aku duduk di kursiku saat pramusaji memperlihatkan buku menu ke arah Finley "silahkan kak".
"Kamu mau pesen apa sayang?",tanya Finley sambil menatap ke arahku
"Um samain aja sama kamu".
Ku lihat sekeliling ku dan ada seorang perempuan cantik yang berjalan ke arahku sambil membawa ponselnya. Dia berdiri di samping ku dan tersenyum manis "permisi kak Shanna, maaf sebelumnya mengganggu. Bolehkah foto bareng?"
Aku mengangguk dan tersenyum ramah "boleh kok".
"Waahhh beneran kak?"
Aku mengangguk lagi dan perempuan itu mendekatkan tubuhnya ke tubuh untuk melakukan foto selfie. Aku hanya tersenyum ke arah kamera saat melihat perempuan itu tersenyum lebar ke arah kamera.
Ckreekk
"Terimakasih banyak kak",ujar perempuan itu sambil sedikit membungkuk.
"Sama-sama".
Perempuan itu berjalan ke arah teman-teman nya dan dia terlihat happy banget.
Apa begitu ya reaksi orang kalau foto sama artis?
"Sayang".
"Iya sayang? Ada apa hum?",tanyaku pada Finley saat pramusaji berjalan pergi.
Ku lihat raut wajah Finley yang terlihat kesal "kenapa kita makan disini sih? Kenapa gak di privasi room aja?"
KAMU SEDANG MEMBACA
RETURN (Completed)
RomanceAku hidup kembali? What the hell.... Kenapa aku bisa hidup kembali di tubuh orang lain? Apa ini termasuk reinkarnasi? Dan apa kalian percaya sebuah kehidupan setelah mati? GXG AREA 21++ *HANYA CERITA FIKSI MOHON MAAF JIKA ADA PERSAMAAN NAMA, TEMPAT...
