19

12.6K 858 22
                                        

"Razel....waktuku kembali di dunia ini sudah habis dan sudah waktunya aku naik kelangit. Jadi tolong cintai Finley, sayangi dia, bahagia dia, jangan lukai dia dan tolong jaga Finley untukku".

Deg

Aku sontak membuka kedua mataku dan ku lihat pandangan ku masih berkunang-kunang. Aku melihat sekeliling ku dan aku menunduk membuka selimutku. Aku melihat sebuah tangan bergerak meraba perutku yang telanjang dan aku bisa melihat payudara Finleu karena Finley juga sama-sama telanjang bulat seperti ku.

Tunggu....aku telanjang?

Wtf?!!! Kenapa aku bisa melupakan kejadian semalam? Shanna bangsat.

Shanna....Shanna.....Shanna

Munculah, cepat munculah Shanna.

Ku pejamkan kedua mataku erat-erat dan aku mencoba untuk berkonsentrasi penuh agar aku bisa mendengar suara Shanna.

Shanna Elewys, kamu dimana? Kenapa kamu tidak muncul? Bukankah kamu bilang kamu akan muncul jika aku memanggil namamu sebanyak 3 kali? Jadi munculah bodoh.

Nihil....aku tidak bisa mendengar suara Shanna.

Aku membuka kedua mataku dan turun dari tempat tidur dengan hati-hati lalu berjalan ke arah kamar mandi dalam keadaan telanjang.

Cklekk

Aku berdiri di depan cermin setelah mengunci pintu kamar mandi. Kedua mataku berkedip pelan saat melihat beberapa bekas kissmark di antara leher dan payudaraku.

Ya Tuhan....

Ingatanku kembali saat kejadian semalam ketika Finley sangat rakus mencumbu diriku dan aku juga sangat agresif mencumbui tubuhnya. Maksudku bukan aku.... tapi Shanna yang asli.

Entah kenapa aku tiba-tiba ingin merasakan lagi seperti saat Finley mencumbui tubuhku. Walaupun yang menguasai tubuhku adalah Shanna, tapi aku masih bisa merasakan sensasi saat Finley menyentuhku.

Kepalaku menggeleng cepat "gak....gak boleh, cukup sekali dan gak boleh terjadi lagi".

Aku tidak akan membiarkan Shanna menguasai tubuh ini lagi. Aku akan bersikap baik pada Finley dan berusaha menjadi Shanna yang asli. Aku juga akan membalas dendamku secara diam-diam tanpa sepengetahuan Finley.

Ku pegang payudara ku saat kurasakan putingku tiba-tiba berdenyut seperti saat Finley menghisap putingku.

Apa aku merasakannya lagi? Enggak.... aku gak ingin merasakan nya lagi.

Lebih baik aku mandi daripada pikiran kotor Shanna menguasai pikiranku.

Setelah mandi, aku keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe. Ku lihat Finley masih tertidur pulas di atas tempat tidur. Aku memilih mengambil baju dan masuk kembali kedalam kamar mandi untuk berganti baju.

Aku kini memakai turtleneck shirt lengan panjang dengan setelan blazer dan memakai tartan pants.

Ku ambil ponsel ku yang tergeletak di atas meja rias lalu memakai sneaker berwarna putih.

"Sayang".

Deg

Aku menoleh ke arah Finley yang sedang membenarkan selimut nya untuk menutupi tubuh telanjangnya. Kedua mataku berkedip pelan saat melihat wajah cantik Finley yang kini berubah menjadi seksi karena rambut panjangnya yang berantakan.

"Kamu mau kemana? Kok udah rapi?"

Tenang Razel....bersikap lembut lah agar Finley tidak curiga lagi dan agar Shanna tidak menguasi tubuhmu lagi.

RETURN (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang