~Selamat membaca~
Abi menghembuskan nafasnya, karna percuma saja jika dirinya melarang, Ayla pasti terus membujuk dan merengek kepadanya, anak itu keras kepala.
"Iya boleh, tapi Abah GK izinin kamu untuk berkeliling, Abah hanya izinin kamu melihat-lihat pondok putri saja," Abi menyuruh Ayla ke pondok putri saja karna asrama putri yang Deket dengan ndalem.
"Yah kenapa bah, kan Ayla mau liat seluruh isi pondok," ujarnya.
"Ini sudah malam, kalo kamu mau keliling ke seluruh penjuru pondok, tidak baik buat kamu malam-malam seperti ini, intinya Abah ngga ngizinin kamu keliling pondok titik, atau nggak Abah izinin sama sekali hm?" ujar Abi, ia tidak marah apa lagi membentak, sosok seorang Abi tidak pernah meninggikan suaranya kepada anak dan istrinya itu, ia hanya tegas.
"Iya baah," jawab Ayla lesu.
Umi maryam melihat cucunya kasian "Abahmu hanya hawatir sayang bukan nggak ngizinin, lagian inikan sudah malam tidak baik, Ayla fahamkan nak?" nasehat umi Maryam dengan penuh kasih sayang.
"Faham jida," Ayla tersenyum.
"Besok Adek boleh kok keliling pondok sepuasnya nanti jida suru santri temenin, Ayla mau nak?"
Mata Ayla berbinar "mau dong jidaa," jawabnya antusias.
"Yasudah sekarang kalo mau ke pondok putri cepet yanak keburu larut malam," ujar jida.
Ayla pamit mencium punggung tangan jida dan juga abahnya.
"Assalamualaikum," salam Ayla.
"Wa'alaikumsalam," jawab mereka.
••••••••••
Ayla melihat-lihat sekeliling pondok putri.
Salma dan Bunga baru saja selesai mengaji kitab di masjid pesantren, mereka melihat Ayla dari belakang.
"Sal coba liat, dia siapa, kok mirip Ayla ya?," tanya Bunga.
"Mungkin," jawab Salma singkat.
Mereka menghampiri Ayla. "Assalamualaikum," salam Bunga dan Salma.
Ayla membalikan badanya "waalaikumsalam," jawab Ayla.
Bunga menutup mulutnya kaget "loh Ayla," ujar Bunga.
"Eh kalian," jawab ayla cengengesan.
"Lo ngapain disini La?, bukannya Lo nggak mondok di sini ya," tanya Bunga kepo.
"Hehe aku ke sini cuman pengen liat-liat aja si, lagian aku juga udah dapat izinya kok," jawab Ayla.
"Oo gitu ya?"
"Kalian habis ngaji kitab ya, terus sekarang kegiatannya maungapain?" tanya Ayla kepo.
"Bebas" jawab Salma singkat
"Eh La ikut kita yuk ke kamar" ajak Bunga.
"Emang boleh?" tanya Ayla
"Boleh lah, siapa yang ngelarang coba" jawab Bunga.
Mereka berjalan beriringan menuju ke kamar Bunga dan Salma.
"Asalamualaikum," salam mereka, karna di depan kamar, di sana ada beberapa santri lainnya juga, di setiap kamar berisi sepuluh sampai lima belas anak.
"Wa'alaikumsalam," jawab para santri yang ada di dalam kamar.
"Kenalin ini temen gw, namanya Ayla," bunga memperkenalkan Ayla pada teman-teman kamarnya.
Mereka manjabat tangan Ayla satu persatu untuk berkenalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sisi Lain dari Gus
Novela Juvenil~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏 "Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu 'goog goog goog' Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya "Maaf ya...
