50.

615 27 0
                                        

~Selamat membaca~

"Oh yaudah" jawab Alby singkat kemudian membalikan badanya bergegas pergi.

Grep

Baru satu Langkan Alby melangkah kan kakinya untuk pergi, tiba-tiba dari belakang ada yang menubruk tubuhnya.

"Abang... aku kangen," ujar Ayla membenamkan wajahnya di punggung Alby.

Kemudian Alby membalikan badanya menghadap Ayla.

"Katanya tadi nggak kangen, yaudah kalo nggak kangen lepasin, ngapai. Peluk-peluk,"

Ayla semakin mengeratkan pelukannya, kemudian mendongak menatap wajah paripurna Alby dari bawah.

"gak mau, aku tu kangen banget sama Abang, udah lama gak di jailin lagi sama Abang, emang Abang nggak kangen yah, sama bocil kematian ini..." celoteh Ayla pelan, dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

Alby ternyum tipis pada Adiknya kemudian segera mendekap tubuh Ayla, mengelus kepala Ayla lembut serta mencium kening Ayla.

Cup.

Setelah melepas rindu, Ayla dan Alby bergegas kembali pada keluarga nya yang sudah menunggu

"Katanya menantu Umma sakit nak? Sakit apa?" Tanya Aisyah pada Ayla.

"Demam Umma"

"Udah di obatin? Sekarang menantu Umma dimana?"

"Di kamar Umma Abang lagi tidur,"

~Ting nong~

Bel rumah berbunyi menandakan ada tamu di depan pintu.

"Bentar yah biar aku yang buka" ujar Ayla.

Ceklek.

"Assalamualaikum" salam mereka, siapa lagi kalo bukan umi sakinah dan Abi Malik.

"Waalaikumsalam" jawab Ayla sambil membuka pintu

"Menantu umi..."

Ayla mencium punggung tangan umi sakinah dan Abi Malik. Kemudian memeluknya dengan erat.

"Umi, Abi, gimana kabarnya, sehat?" Tutur Ayla.

"Alhamdulillah sehat nak..kamu gimana?"

"Alhamdulillah, mari silahkan masuk umi, Abi" ucap Ayla.

"Nggih, mari nak.."

Mereka berjalan beriringan menuju sofa ruang keluarga, lengkap sudah keluarga mereka berkumpul.

"Mari silahkan duduk," sambut Aisyah.

Mereka duduk berkumpul diruangan saling cipika-cipiki dan melepaskan rindu yang sudah lama tidak bertemu.

"Imam dimana nak?" Tanya umi

"Dikamar Umi lagi tidur"

Umi sakinah menganggukan kepalanya

"Gimana keadaannya udah mendingan?"

"Alhamdulillah sudah Umi sudah minum obat juga,"

"SAYANG!" Terdengar teriakan dan suara langkah kaki menuruni anak tangga, siapa lagi kalo bukan Bayi Glowing nya Ayla.

"SAYANG!!! SAYY___" Imam yang masih mengucek matanya seketika Imam Diam ia terkejut ketika melihat banyak orang di ruang keluarga nya dan perhatian mereka tertuju ke arahnya.

Para keluarga, Alby dkk menahan senyumnya melihat Imam, yang masih mengenakan piyama yang bermotif Tedy bear

"Busett, si Gus cuek di luar keya kutub es, gaya-nya sok cool, tapi kalo dirumah pakaiannya gambar boneka kocak anj***" ujar Fauzan berbisik namun Masi bisa di dengar oleh Aldo dan Alby.

Sisi Lain dari GusTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang