~Selamat membaca~
Abi nerik nafasnya, ini selalu terjadi.
"Yasudah, cepat adek ganti baju," ujar Abi.
"Eitss bentar dulu," hasan menarik tangan Ayla yang sudah siap untuk berlari kekamar.
"Kalo ada apa-apa kalo ada yang nakalin adek bilang sama Abah atau om ya sayang, oh iya satu lagi hari ini identitas adek akan di umumkan di yayasan," ujar Hasan.
Ayla tercengang kaget " l-loh kok tiba-tiba? Kenapa?," ujar Ayla.
"Abah udah memutuskan ini demi kebaikan kamu sayang..," ujar umi maryam.
"Adek mau ya?..," ujar Hasan.
"Tap-,"
"Nggak ada tapi-tapian sayang.., harus mau yah," ujar Aisyah.
"I-iya..," lirih Ayla.
"Yasudah nanti waktu istirahat Abah bakal umumin," ujar Abi.
"Yaudah gih sana ganti dulu bajunya nanti telat loh," ujar Aisyah.
Ayla bergegas mengganti bajunya.
Semua keluarga sudah mengetahui siapa penyebab Ayla keracunan dan hari ini keluarga terutama Abi berencana untuk menindak orang tersebut, tidak mungkin mereka diamkan saja, perbuatan yang diberikan teman Ayla terhadap Ayla suah termasuk kriminal, mana mungkin mereka diamkan.
_________________________
"Assalamualaikum," salam Ayla memasuki kelas.
"Waalikumsalam," jawab bunga dan Salma.
"Huwaa...bestih gw!.," Ujar bunga histeris.
"Gimana keadaan Lo la? Sehat?," tanya bunga lagi.
"Hehe Alhamdulillah seperti yang kalian lihat," ujar Ayla.
"Alhamdulillah, trus gimana lah si badut itu? masa iya nggak di tindak?," tanya bunga.
Ayla mengangkat satu alisnya bertanya-tanya "hah maksud kamu Selin? Emang dia kenapa?,"
Bunga cengoh dengan mulut sedikit terbuka mendengarkan jawaban dari Ayla "kamu nggak tau la?,"
"Tau apa?," tanya Ayla.
"Dia yang ngeracunin kamu lewat minuman," ujar bunga.
"Astagfirullah!," Ayla syok menutup mulutnya.
Ayla terdiam tidak bisa berkutik sedikit pun.
Brak..
Tiba-tiba meja Ayla digebrak keras siapa lagi pelakunya kalo bukan Selin end the Genk.
"Heh bocah sok alim!, Masi hidup Lo?, Gw kira Lo sekarat kemarin terus K.O," sarkas selin sadis.
Plak!
Bunga menampar Selin dengan nafas yang menggemuru karna tersulut emosi "HEH! JAGA MULUT BUSUK LO ITU BA**KE!, MAU LO APASIH! HAH?!," marah bunga yang meng-gebu-gebu.
Selin berdecih sinis "GW MAU DIA MATI! suapaya nggak ada yang bisa dektin Gus alby selain gw!," Ujar Selin menekan kata-katanya.
Ayla meneteskan air matanya tanpa mengeluarkan suara tangisan "jadi bener kamu yang ngeracunin aku Selin?," lirih Ayla.
"IYA GW, KENAPA?! KAGET HAH?! BENER YANG DIKATAKAN TEMEN LO YANG SOK PAHLAWAN ITU KALO GW YANG NGERACUNIN LO! PUAS DENGAN JAWABAN GW HAH?!," bentak Selin pada Ayla kemudian mendorong bahu Ayla kasar.
Salma membalasnya dengan mendorong bahu Selin dengan kasar "asal Lo tau orang yang selama ini Lo hina dan Lo larang Deket dengan Gus alby, dia adalah adik dari Gus alby anak nya kyai Abi dan nyai Aisyah cucunya nyai Maryam! Faham Lo!," Ujar Salma tenag tapi menekan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sisi Lain dari Gus
Fiksi Remaja~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏 "Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu 'goog goog goog' Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya "Maaf ya...
