~Selamat membaca.~
"Ih Abang!!"
"Apaansih, lagian kan aku pake cadar, nggak bakal keliatan," timpalnya lagi.
"Usap," Imam mendekat ke arah Ayla dan mengusap cairan yang menempel di bibir istri cantiknya itu.
"Nggak usah pake gitu-gituan, Abang juga bisa bikin bibir kamu sehat," ujar Imam.
Ayla mencerna ucapan yang di lontarkan Imam, " Hah? gimana carannya? Bagai mana bisa?" Monolog Ayla dalam hati.
"Tapi Ab____"
Cup.
Imam mengecup bibir Ayla dengan durasi yang lama, walaupun tubuh Ayla memberontak, tetap saja tidak bisa lepas, karna tenaga Imam lebih kuat menahan tubuh Ayla, akhirnya Ayla pasrah.
"Bila perlu setiap menit, setiap detik Abang yang akan bikin bibir kamu merah dan sehat sayang, faham hm?"
Sekarang Ayla faham dengan ucapan Imam, yang imam maksud dirinya bisa, dengan cara seperti tadi.
Ayla menganggukan kepalanya kaku.
"Pinternya istri cantik Abang ini," ujar Imam tersenyum sambil mencubit hidung Ayla pelan.
"Yaudah yuk berangkat, pak supir udah nungguin di depan,"
Mereka berangkat ke sekolah menaiki mobil barunya.
••••••••••
Kini mobil Imay memasuki halaman ndalem, mereka melihat mobil Abi yang juga baru sampai.
Imay bergegas turun dan menghampiri Abi dan Alby yang juga baru turun dari mobil.
"Assalamualaikum," salam mereka kemudian mencium pungung tangan Abi.
"Waalikumsalam, loh kalian kok berangkat?"
"Hehe iya bah, Adek pengen berangkat aja," ujar Ayla.
Abi menghela nafasnya, ia tau persis Ayla bagaimana, Abi hanya menganggukan kepalanya saja.
"Yaudah yuk mau mampir ke rumah jida dulu?" tawar Abi.
"Abah duluan aja,"
"Yasudah, Abah masuk dulu ya, assalamualaikum,"
"Waalikumsalam,"
Abi melenggang masuk kerumah Umi Maryam, meninggalkan mereka ber tiga
"Gimana dek?, Imam jahatin kamu nggak?" tanya Alby.
"Nggak kok bang, Abang Imam baik sama aku," monolog Ayla.
Alby mengangkat satu alisnya kemudian menatap Imam. "Hm, afa iya,"
"Yuk Ay ke kelas," Imam menggandeng tangan Ayla.
"Cih dasar, mentang-mentang udah halal," monolog Alby.
Kemudian Alby berjalan di belakang mereka menuju kelas.
"Assalamualaikum," salam Ayla memasuki kelas.
"Waalikumsalam," jawab mereka.
"Huwaa.. bestih!!, gimana? Udah jebol belum La?" Ujar bunga histeris.
"Hah?, apanya yang jebol?"
"Itu loh," Bunga menaik turunkan alisnya.
Ayla mengeryit bingung
Plak
"Diem, Ayla fikiranya nggak kotor kaya Lo!" sarkas Salma.
"Nyenyenyenye,"
Ketiga gadis itu duduk di bangkunya masing-masing dengan santai, walaupun jam pelajaran sudah mulai tapi belum ada guru yang masuk atau memberikan tugas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sisi Lain dari Gus
Fiksi Remaja~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏 "Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu 'goog goog goog' Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya "Maaf ya...
