~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏
"Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu
'goog goog goog'
Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya
"Maaf ya...
Ayla dan Imam sangat fokus untuk mengurus Athar bersama, ia ingin di setiap masa pertumbuhan Athar mereka selalu ada di sampingnya.
Kini Athar sudah bertumbuh kembang dengan sangat baik ia sekarang semakin tampan.
"Maasyaallah tanpanya anak umi" Tutur Ayla seraya mencium pelan Athar.
"Anak umi sekarang waktunya berjemur ya sayang. Yuk kita cari Abi, Abiii... Abi di mana ya?.."
Ayla yang menggendong Athar ia melihat Imam sedang membereskan meja makan, kemudian Ayla menghampiri suaminya.
"Maasyaallah anak Abi sudah wangi hm?"
"Iya dong Abi, temenin Athar jemur ya" ujar Ayla menirukan suara anak kecil.
Imam terkekeh dan mengambil alih Athar dari gendongan Ayla.
"Yuk Abi temenin sayang, tapi umi juga harus ikut yah" ujar Imam.
Kini mereka menjemur Athar di teras rumah
"Maasya allah, anak aku ganteng banget ya mas" ujar Ayla tiba-tiba tanpa mengalihkan pandangannya dari Athar.
"Ih ko kamu sekarang jahat sih sama Abang" lirih Imam melengkungkan bibirnya.
Ayla mengangkat satu alisnya "jahat apa Abang, aku cuman muji anak aku"
"Tuh kan Athar tuh anak kita bukan kamu aja" tutur Imam.
"Iya Abang anak kita"
"Semenjak ada Athar kamu jadi lebih fokus ke Athar akunya di lupain terus, biasanya Abang yang sering di puji ganteng sekarang gak pernah lagi malah direbut Athar" ujarnya.
"Utututu cemburu nih?" Ujar Ayla menggoda Imam.
"Iya lah, sekarang Abang tanya, gantengan Abang atau Athar?"
"Athar dong!" Jawab Ayla tanpa pikir panjang.
"Kamu jahat sayang" mata Imam berkaca-kaca.
"Ussst. Abang ih aku becanda sayang, kalian berdua itu sama-sama ganteng kok, buktinya liat Athar makin besar makin mirip sama Abang" ujar Ayla.
"Iya kah?"
"Iya" jawab Ayla sambil menganggu
"Abang aku mau foto Athar"
Cekrek
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.