~Selamat membaca~
"umma..." Panggil Ayla sambil menagis
"Kenapa sayang, kenapa? Ada yang sakit nak?"
Mereka semua yang ada di sana ikut khawatir melihat Ayla yang tiba-tiba menagis sampai sesegukan
Abi mengambil alih Ayla dari pelukan Aisyah
"Anak Abi kenapa sayang?.. sini cerita sama Abi" ujar Abi lembut sambil mengusap air mata yang membasahi pipi Ayla
"Abi.. hikss tadi kan aku ambil paket..hikss t-trus hiks.." Ayla tak mampu melanjutkan ucapannya
"Usstt, udah-udah sayang, adek mau nagis dulu?" Tanya Abi.
Ayla menganggukkan kepalanya kemudia ia benamkan mukannya di dada bidang Abi
"Boleh sayang.. nagis dulu ya biar adek bisa lebih tenag" tutur Abi lembut sambil mengusap kepala Ayla yang dibaluti oleh hijab.
Setelah 3-5 menit tangis Ayla sudah mereda
"Adek udah tenag nak?.." tanya Abi
Ayla menjawabnya dengan anggukan kepala.
"Boleh crita sama Abah?"
"T-tadi kan adek ambil paket hiks terus pas adek terima paketnya hiks, terus tangan adek nggak sengaja sentuhan sama Abang paketnya Abah... Huwaaaa.." cerita Ayla yang di selingi dengan sesegukan dan berakhir menagis kembali.
"Usst udah nak.. nggak papa kalo adek nggak sengaja nggak papa kok" ujar kyai Malik yang ikut menenagkan.
"Nggak!, Adek udah nggak suci lagi Abah.. huwaa.." tangis Ayla
"Nggak kok adek masih suci sayang itu kan faktor tidak kesengajaan, adek tinggal ambil wudu aja.." ujar Abi menjelaskan
"Nggak Abah!, Nggak segampang itu, adek udah ternodai, udah nggak suci lagi hikss, Abah adek ikhalas kalo cara menyucikan nya dengan memotong tangan adek, tapi nanti umma sama Abah malu nggak punya anak yang cacat, pasti malukan, huwaa" cerocos Ayla sambil menagis
Mulut mereka sedikit ternganga
"Pfft.."
Mereka semua yang ada di sana menahan tawanya mendengarkan ucapan Ayla
"segitu histerisnya dia padahal kan gak sengaja" ujar Aldo berbisik-bisik
"Iya anying kaya orang baru memperkosa anak orang" ujar Fauzan
"Hus mukut Lo" tergur Aldo
Umi sakinah menahan tawanya "ya Allah syah, dia bisa-bisanya kefikiran sampe situ, lucunya menantu ku" bisik-bisik umi sakinah pada Aisyah.
"Usst udah sayang nggak boleh mikir kesitu, bisa kok ngilangin nodannya pke wudhu" ujar Aisyah menenagkan ya
"Hiks masa iya umma adek harus nikah sama Abang paketnya hiks.. nggak mau hiks.. abangnya udah tua! Adek nggak nafsu!"
"Bhahahahahaha.."
Mereka menyemburkan tawanya mendengarkan ucapan Ayla kali ini, sungguh di luar angkasa raya, nama pake bahasa "tidak nafsu pula"
"Iih! Kok kalian Kenawa, ngeledek ya huwaa" tangis makin pecah Ayla
"Sayang-sayang udah hey.. nggak gitu juga sayang usst udah ah" abi memeluk Ayla, dirinya menahan kekehan mendengar ocehan putrinya itu ada-ada saja.
"Abah.. nggak bakal ada yang mau sama adek, adek udah nggak suci, udah ternodai, Abang itu juga nggak bakal tanggung jawab, kalo semisalnya tanggung jawab adek nggak mau Abah..." Cerocos Ayla
KAMU SEDANG MEMBACA
Sisi Lain dari Gus
Teen Fiction~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏 "Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu 'goog goog goog' Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya "Maaf ya...
