~Selamat membaca~
Huwek..huwek..
Pagi ini Ayla merasakan pusing dan mual kembali.
"Sayang kamu nggak papa?" Tanya Imam sambil menggendong Athar.
"Gak tau Abang, aku pusing perut rasanya pengen muntah, tapi yg keluar cuman cairan bening" ujarnya lemas.
Imam memapah Ayla dengan tangan kanannya, sedangkan tangan kirinya menggendong Athar.
"Udah sayang kamu istirahat aja yah, mungkin kamu masuk angin, beberapa hari ini kan kamu sering begadang menyusui Athar" tutur Imam.
"Iya Abang, aku mau istirahat dulu yah, titip Athar sebentar"
"Iya sayang kamu tenang aja, Abang telfonin dokter suru ke sini yah" Ayla mengangguk.
Imam segera menelfon dokter umum di rumah sakit tempat istrinya melahirkan.
Beberapa saat kemudian dokter itu datang kerumah kediaman Imay.
Ting nong.....
Belrumah berbunyi, Imam segera turun untuk membukakan pintu tersebut dengan Athar yang senantiasa selalu di gendongan-nya.
"Assalamualaikum" ucap dokter perempuan berpakaian rapi dengan hijab yang di sampingkan ke bahunya.
Ceklek
"Waalaikumsalam. Dokter Hani ya?"
"Iya pak"
"Mari silahkan masuk dok" Imam mempersilahkan masuk, dan dokter Hani mengikuti langkah Imam memasuki rumah.
"Mari ikut saya dok, istri saya ada di kamar"
Beberapa menit kemudian, dokter Hani sedang memeriksa Ayla di kamar, dan Imam berada di sampingnya.
"Gimana dok?" Tanya Imam. Sebab ia melihat dokter tersebut tersenyum.
"Tenang saja pak mbak Ayla baik-baik saja. Ini hal wajar bagi wanita hamil akan mengalami seperti ini" ujar dokter itu kemudian ia melihat Athar yang tertidur pulas.
"Maasyaallah si ganteng mau punya adek ya" ujar dokter itu mengajak Athar mengobrol.
"Hah? Maksudnya?" Imam masih mencerna ucapan dokter itu.
"Ko bisa dok padahal Istri saya baru saja selesai nifas satu bulan lalu, dan Athar juga baru 2 bulan. Emang bisa langsung hamil lagi?" ujar Imam ia Masi tak percaya dengan hal itu.
"bisa saja pak, sehabis melahirkan, sudah bisa dinyatakan subur kembali usai nifas, dan bisa saja terjadinya kehamilan, Hamil lagi tak lama setelah melahirkan, dikenal sebagai kesundulan Jadi begini pak. Walaupun baru melahirkan tidak menutup kemungkinan untuk para ibu untuk hamil kembali, faktanya yang mempengaruhi masa subur ya karena menyusui, ketika ibu menyusui muncul hormon bersamaan dengan ASI yang umumnya dapat menambah kembalinya subur" dokter menjelaskannya.
Imam Masi tidak percaya dengan fakta itu.
"Baik pak, saya permisi, dan selamat yah untuk mbak Ayla dan pak Imam atas kehamilannya, ini resep obat yang sudah saya tulis, dijaga ya mbak kandunganya"
"Iya dok terimakasih" ujar Ayla dan Imam.
"Marik dok saya antar" ujar Imam meletakan Athar di samping Ayla.
Kini Imam kembali ke kamarnya. Ia memeluk Ayla dengan sayang
Cup
"Aaaaaa Abang sih, kasian tau bang sama Athar"
"Iya sayang maafin Abang yah, jadinya kebobolan deh"
"Hisss Abang mah"
"Husst nggak papa sayang, nggak boleh gitu dong, berarti Allah sangat mempercayai kita untuk menjaga mereka, ini rezeki dari Allah sayang, nggak boleh gitu yah harus di syukuri dong, lihat orang di luar sana bahkan ada yang mau punya anak tapi belum di kasih sama Allah, sedangkan kita? Baru satu eh langsung di kasih lagi" Imam terkekeh dengan ucapannya yang terakhir.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sisi Lain dari Gus
Teen Fiction~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏 "Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu 'goog goog goog' Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya "Maaf ya...
