Pertemuan awal dengan seorang Komandan Pleton baru pasukan pengamanan perbatasan itu cukup memberikan kesan buruk bagi Arum.
Letnan Zyan Athalla Hasanain, pria egois, mau menang sendiri. Serta kelewat narsis bahkan di tahap overdosis.
"Saya rasa te...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Blurb :
Nadhira masih mengingat jelas, ketika prajuritnya itu pamit pergi dan berjanji akan segera pulang ke rumah, setelah menunaikan panggilan Ibu Pertiwi.
Namun, satu hal yang selalu mengganjal dibenak Nadhira, ia tidak menanyakan lebih jauh, dimana letak rumah pulang sebenarnya yang dimaksud oleh suaminya.
________
"Dia pergi, setelah memutuskan menepati sebuah janji, untuk kembali, ke rumah, tempat berpulang yang sesungguhnya." -NH, 2021
Kisahnya disuguhi dengan hidangan manis sebagai pembuka, namun ditutup dengan secangkir kopi tanpa gula.