Bab 5

7.3K 411 7
                                        

Grerpp .

Seorang gadis melompat ke pelukan Phuwin tanpa aba-aba. Phuwin terkejut, ini baru hari pertamanya di Senior High School sudah ada saja orang yang mengganggunya. Pond yang berada di samping Phuwin berniat menyingkirkan si pengganggu tapi diurungkannya karena Phuwin ternyata membalas pelukan gadis itu.

"Phu.."

"Prim..?"

"Phu kangen banget tau !" Prim Chanikarn melepaskan pelukannya, ditelitinya Phuwin dari atas sampai bawah sambil tersenyum manis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Phu kangen banget tau !" Prim Chanikarn melepaskan pelukannya, ditelitinya Phuwin dari atas sampai bawah sambil tersenyum manis.

"Sejak kapan pulang, kenapa tidak kasih kabar?" tanya Phuwin senang, tautan tangan mereka tidak terlepas sama sekali.

"Dua minggu yang lalu. Ini kejutan!!" seru Prim. Dan berhasil Phuwin sama sekali tidak pernah menyangka teman kecilnya itu kembali ke negaranya setelah tinggal di luar negeri cukup lama. Terakhir mereka bertemu secara langsung sesaat sebelum ulang tahunnya yang ke 5. Selama ini mereka hanya berhubungan fia message saja, beberapa kali Prim mengirimkan foto dirinya jadi walau tidak bertemu langsung Phuwin dapat mengenalinya.

"Kau sekolah disini juga?"

"Tentu saja, bukankah itu asik Phu kita bisa bermain bersama lagi. Ohh aku senang sekali" Prim memeluk Phuwin singkat.

"Ehemmm.." Pond berdehem mengalihkan atensi dua orang yang sedang sibuk bercengkrama di depannya. Pond tau gadis cantik didepannya ini. Tuannya pernah sekali menunjukkan foto gadis ini kepadanya.

"Emm Prim ini Pond temanku".

"Ohh hai Pond, aku kira Phu tidak akan punya teman lain selain aku, Phu ku tumbuh dengan baik. Lihat betapa tanpanya dirimu sekarang" Prim menepuk-nepuk kepala Phuwin bangga.

Dia ingat temannya ini dulu introvert, hanya Prim temannya, itu juga karena mereka tinggal bersebelahan. Prim lah yang selalu mendekatinya duluan, sampai akhirnya mereka berteman akrap.

"Hai jga." sapa Pond canggung.

"Em Pond masuk saja duluan ke kelas, nanti aku menyusul. Aku akan mengantar Prim kekelasnya dulu, ayo Prim dimana kelasmu.?" Phuwin menarik Prim menjauh dengan semangat menuju kelas Prim. Mereka terus mengobrol sambil berjalan meninggalkan Pond.

Pond mengikuti Phuwin dan memperhatikannya dari jauh, Walau dari jauh di masih bisa melihat senyum yang tidak luntur dari wajah tuannya.

.

.

"Tuan muda ingin makan apa hari ini, saya akan membelikannya?" Tanya Pond, selama ini tuannya itu biasanya memilih menghabiskan jam istirahat sekolahnya di tempat-tempat yang tidak ramai. biasanya Pond yang akan membelikan makanan lalu mereka akan makan berdua.

"Tidak perlu Pond aku sudah janji dengan Prim. Kami akan makan bersama di kantin sekolah." Phuwin bangkit dan berjalan keluar kelas berniat menghampiri Prim di kelasnya.

Phuwin's Birthday Present Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang