Transmigrasi Bella|| 3.

168K 5.4K 41
                                        

Heii, heii, heii.. !! Kembali lagi dengan ceritaku. Ini adalah Chapter ke tiga dari cerita ini. Semoga kalian suka ya sama alur cerita ini, walau sedikit tidak jelas tapi tak apa hehe. Aku tuangkan semua kehaluanku di cerita ini.

¤
¤
¤
¤

Sampai di depan kelas ia mendapat sebuah pelukan hangat dari seorang gadis yang berlari ke arahnya.

Cllara hanya diam menerima pelukan dari gadis itu. "Bocah SMA, entah manusia sejenis apa lagi yang mendatangi gue saat ini.. " batin Cllara menggerutu.

Gadis itu melepas pelukannya lalu tersenyum "ahh.. gue tuh kangen sama lo!!??" Seru gadis itu di hadapan Cllara. Devika, Devika Barseline adalah sahabat Cllara mereka sudah bersahabat cukup lama, Devika kerap di panggil Vika oleh teman-temannya.

"Ohh iya ini vika, temen nya si Cllaranjengg" ucap Cllara, ia masih kesal dengan Cllara yang
Asli.

"Iya gue juga kangen sama lo" jawab Cllara lalu membalas senyuman Vika.

Mereka duduk sebangku di kelas, itu yang membuat persahabatan Cllara dan Vika semakin erat dan begitu dekat.

"Lo beneran nikah ama ka Zergan??!" Tanya Vika, Cllara mengangguk lagi pula untuk apa berbohong kepada sahabatnya.

Cllara hanya menaikkan satu alisnya lalu bertanya "lo tau dari mana?" Vika berdehem lalu melirik parkiran guru yang terpampang jelas dari jendela kelasnya.

"Zergan kan anak pak Granz, pemilik sekolah. Bahkan berita itu jadi trending topik di sekolah!! " ujar Vika mengatakan apa yang ia ketahui.

"Aduh, kasihan lo udah nikah.. si Cakra apa kabar yeah.. " gumam Vika pelan yang di dengar jelas oleh Cllara.

Cllara nampak menepuk jidatnya pelan
"anj, Cllara!! Siapa lagi mahluk bernama Cakra itu?? Lo muncul napaa!! Kenapa lo ga ngasih gue ingatan soal Cakra?!!" Batinnya berteriak frustasi.

Vika menatap Cllara aneh "lo kenapa kayaknya depresot berat ya??" Ujar Vika, menurut Cllara ucapan Vika benar saat ini ia sangat depresot bahkan hampir frustasi.

"Iya.. " jawabnya pelan sambil mendengus kesal, hari-harinya sangat menyebalkan.

***

Bell istirahat telah berbunyi, semua siswa-siswi pergi menuju kantin. Termasuk Cllara dan Vika, mereka masih berjalan santai di koridor sebari menatap siswa-siswi yang berjalan kesana-kemari.

Tiba-tiba saja seorang laki-laki menarik tangan Cllara, ya laki-laki berparas tampan itu adalah Cakra.

"Apaan sih, lepas gak?" Berontak Cllara yang merasa genggaman laki-laki itu sangat erat. "Lo!? Kenapa lo mau nikah ama anak nya pak Granz?" Tanya Cakra dengan raut wajah yang tak bisa di artikan.

"Cllara, lo punya masalah apa sih ama ni cowo!! Terus gue harus jawab apa??!!" Batin Cllara, ia menggerutu berharap Cllara yang asli kini akan membantunya.

"Gue terpaksa.. " lirih Cllara.

Tiba-tiba Cakra memeluk Cllara dengan erat lalu berbisik "gue bakal rebut lo dari Zergan!! Cllara lo cuman milik Cakra seorang!"

"Cih, bocah SMA punya apa lo? Mendingan Zergan kalee dia kan kaya. Tajir melintir uhuy" seru batin Cllara.

Ketika Cakra melepas pelukannya, Cllara mengambil kesempatan untuk lari dan menyusul Vika ke kantin.

Transmigrasi Bella  [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang