Helloo.. maaf udah beberapa hari ini ga up, uthor udah lama join kaum mageran jadi gitu deh
Selamat Membaca💋
¤
¤
¤
¤
Saat bell istirahat berbunyi Della pergi ke kelas Vara seperti apa yang gadis itu suruh pagi tadi.
"Ada apa ya kamu nyuruh aku ke sini?" Tanya Della yang sudah ada di dalam kelas Vara.
Drrt.
Sebelum sempat menjawab Vara mendapat satu panggilan telfon, saat ia membuka layar hp nya orang yang mengiriminya panggilan telfon adalah Zergan ayahnya sendiri, tanpa basa - basi Vara segera mengangkat panggilan tersebut.
"Papa, ada apa??" Tanya Vara, entah mengapa ia merasa sangat gelisah mendengar nafas ayahnya yang seperti tidak beraturan.
"Vara! Mama kamu kecelakaan.. kamu segera ke rumah sakit Srajiwani ya!" Ujar Zergan dari sebrang sana yang membuat Vara semakin gelisah, belum sempat menjawab ponselnya sudah mati karena lowwbet.
Vara memasukkan ponselnya ke dalam tas lalu mengambil tas itu dan memakainya.
"Gue pergi duluan ya, maaf kita ga jadi istirahat bareng. Mama gue kecelakaan, tolong kasih tau bang Varen ya! Gue buru - buru, hp gue lowwbet." Ujar Vara, ia pergi saat melihat anggukan dari Della.
Della segera pergi mencari Varen, ia sudah mencari laki-laki itu di kelasnya namun Della tak menemukan Varen, jadi ia memutuskan mencarinya di kantin dan benar saja Varen berada di sana bersama ke empat temannya yaitu: Arion, Zero, Bara, dan Reja.
Della berjalan ke arah meja di mana Varen duduk bersama teman-temannya, hampir semua orang menatapnya heran mengapa gadis itu berani melangkahkan kakinya ke arah Varen.
"Kiw, ada apanih?" Ujar Reja yang memperhatikan Della yang berjalan ke arahnya dan teman-temannya duduk.
"Permisi ada Varen?" Tanya Della walau ia jelas melihat Varen ada di sana. "Udah jelas ada di sini, masih ae lo nanya" bukan Varen yang menjawab melainkan Zero.
Bara dan Airon tidak terlalu mempedulikan itu semua mereka sedang fokus dengan game online di ponselnya.
Sedangkan Varen, ia hanya menatap Della dengan intens "kenapa lo nyari gue?" Tanya Varen.
"Mau caper dia mah" cibir Reja yang memang tak suka dengan Della.
"Sht! Gue serius. Kenapa lo nyari gue?" Ujar Varen sekali lagi.
"Aku di suruh Vara nyampein ke kamu, kalo mama kamu kecelakaan. Hp nya lowwbet dia udah berangkat ke rumah sakit duluan" jelas Della menyampaikan apa yang di suruh Vara tadi.
Seketika Bara dan Airon meletakkan ponselnya menatap Della takpercaya "lo kalo mau caper, jangan bawa-bawa orang tua!" Ujar Airon.
"Mana bawa-bawa kecelakaan lagi" ketus Zero. "Plis cara lo ga lucu" sambung Bara.
Varen mencari letak kebohongan dari mata Della namun ia tak menemukannya sama sekali, mungkin kali ini ia bisa percaya.
"Serius lo? Rumah sakit mana?" Tanya Varen.
"Dih, lo percaya gitu aja, ren?" Reja mendengus bisa-bisanya Varen percaya kepada gadis culun di hadapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi Bella [END]
Novela Juvenil⚠️cerita ini hanya di publish di lapak @Rhea_margareth, jika kalian menemukan cerita dengan alur seperti ini di lapak orang lain berarti itu plagiat‼️ "Weh!! njenggg!! mati guee.. " Seorang gadis berusia 20 tahun yang bernama Bella, yang menaglami k...
![Transmigrasi Bella [END]](https://img.wattpad.com/cover/345865040-64-k484779.jpg)