Hari sudah mulai gelap namun entah kenapa suara bell pintu terdengar nyaring seperti ada yang memencetnya.
Tingnung.
Tingnung.
Tingnung.
Vara dengan malas membuka pintu untuk melihat siapakah orang yang memencet bell dari tadi.
"Eh, lo??" Kaget Vara karna gadis yang menunggunya di halte waktu itu sekarang berada di hadapannya.
"Haii, tadi aku lewat. Jadi sekalian mampir, udah kangen nih sama tante Cllara" ucap gadis itu terkekeh pelan. Vara mempersilahkan gadis itu masuk lalu mengajaknya duduk di sofa ruang tamu.
Vara menyuruh seorang maid untuk membuatkan minuman dan beberapa cemilan.
"Siapa yang dateng, sayang?"
Deng.
Cllara yang baru saja turun dari tangga terkaget-kaget bukan main, karena orang yang sedang duduk bersama Vara itu adalah Bella, tubuh aslinya.
"Apa maksudnya ini?? Cllara asli lo bohongin gue??" Batin Cllara.
Iya, raga yang sedang bersama Vara adalah Bella namun entah siapa jiwa di dalamnya Cllara tidak tau soal hal itu.
( oke guys, kita panggil Cllara asli dengan sebutan Bella. Semoga kalian gk bingung)
Bella tersenyum simpul "hai, tante. Kangen aku gak?" Tanyanya sok akrab.
Cllara hanya menyengir sebagai jawaban ia duduk bersebelahan dengan Vara "sayang, ini temen kamu?" Tanya Cllara basa-basi.
Vara mengangguk ragu "maybe"
"Eh, iya. Besok kita sekolah bareng ya Vara?" Tawar Bella, sejujurnya ia ingin dekat dengan Vara agar bisa mempermudah misinya.
Vara hanya mengangguk namun Cllara malah berkata "maaf ya, besok Vara sekolah bareng Varen soalnya mobilnya Vara mau tante pinjem" ujar Cllara mendapat tatapan aneh dari Vara.
"Oh, iya gapapa. Lain kali aja, ini udah sore banget udah mau gelap juga aku pamit dulu" pamit Bella lalu pergi begitu saja dari hadapan Vara dan juga Cllara.
"Ma, aku gak mau berangkat bareng bang Varen"
"Loh, kenapa sayang?" Tanya Cllara lembut penuh kasihsayang dalam setiap kata dari ucapannya.
Vara mendengus "iya soalnya bang Varen nyebelin, maah" sahut Vara.
"LO KALI YANG NYRBRLIN" sahut Varen dengan berteriak dari kamarnya.
"LO BANGSAT!!"
🎶
Della berencana akan menelfon Arlad sebelum tidur, ia akan mengajak laki-laki itu mengobrol.
Drtt Drrt.
Ponselnya berdering, Della membuka layar ponselnya dan melihat siapa yang menelfonnya. Varen? Della berdecak kenapa laki-laki itu menelfonnya, tidak jelas sekali.
"Hallo..??" Sahut Della, ia tak mau di cap sombong oleh laki-laki itu, terlebih lagi yang menelfon adalah Varen.
"Gue harap lo inget janji lo, lo jangan jahuin Vara. Dan gue gak bakal ganggu lo lagi" ujar Varen dari sebrang sana mengingatkan.
"Kamu pikir aku pikun? Kamu nelfon aku jam segini gak ngeganggu emang? Ganggu tau!!"
Titt.
Panggilan telfon itu di putus sepihak oleh Varen, Della menggeleng-gelengkan kepalanya. Lalu beralih menelfon Arlad.
Panggilan telfon itu di terima oleh Arlad "hallo, cantik? Perlu sesuatu hmm??" Tanya Arlad yang mempu membuat pipi Della bersemu merah.
"A-aku cuman perlu kamu nemenin aku ngobrol sebentar, gapapa 'kan??" Pinta Della gugup, jujur jantungnya berdebar kencang bila sedang mendengar suara lembut khas Arlad.
Arlad menarik sudut bibirnya di sebrang sana lalu berucap "hmm, kalo kangen bilang. Jangan bikin alesan kayak gitu, gue ke sana ya??" Tawar Arlad, Della sangat bahagia mendengar hal itu jujur Arlad sangat peka terhadapnya.
"Tapi ini udah malem, gapapa emang?" Tanya Della memastikan, ia takut terjadi apa-apa kepada Arlad di jalanan apa lagi ini sudah malam.
"Tenang aja, Gue bisa teleportasi. Jadi aman selamat sentosa sampai di hadapan lo." Ucap Arlad sebari terkekeh pelan dari sebrang sana.
Della mendengus "aku serius Arlad." Arald berdehem pelan menghentikan kekehannya "iya serius, gue kesana ya?? Doain biar selamat sentosa di jalan." Minta Arlad dan tentu di 'iya' kan oleh Della.
Della akan mendoakan Arlad tanpa laki-laki itu minta sekalipun. Sebesar itukah rasa sayang Della terhadap Arlad?? Hanya tuhan yang tahu.
Arlad memutuska panggilan telfon tersebut, ia akan pergi ke rumah Della dan langsung menemani gadis itu di rumahnya.
Della tak henti-hentinya tersenyum, setelah kejadian Della di ceburkan Varen ke dalam kolam Arlad jadi semakin lembut dan hubungan mereka menjadi semakin dekat, apa Della perlu berterimakasi kepada Varen??
🎶
Cllara di buat cemas oleh pikirannya sendiri, bagaimana kalau Cllara asli membohonginya? Bagaimana raganya bisa bersama Vara dan jiwa siapa yang masuk ke dalam raganya??
Raut wajah gelisah sangat terpampang pada wajah cantik Cllara, dan itu mampu membuat Zergan kebingungan dan ikut merasa cemas melihat raut wajah istrinya.
"Hmm, kenapa?? Kok gelisah gitu mukanya?" Tanya Zergan memegang kedua pundak Cllara, tapi tiba-tiba Cllara memeluknya lalu menangis tersedu-sedu membuat rasa kebingungan Zergan semakin menjadi-jadi, apakah Varen berkata yang tidak pantas kepada Cllara?? Ah tidak mungkin.
Zergan berusaha menepis pikiran-pikiran negatifnya lalu bertanya "kamu kalo mau cerita, cerita aja." Ujarnya sambil menepuk-nepuk punggung Cllara pelan.
Cllara mempererat pelukannya dan sudah jelas Zergan merasakan hal itu "a-aku sebenernya udah lama mau ceritain hal ini tapi belum berani.. "
Zergan menyeringitkan dahinya sebenarnya apa yang akan di katakan Cllara kepadanya? "Cerita aja sayang, biar kamu lega"
"Sebenarnya a-aku bukan Cllara--" dan Cllara menceritakan identitas aslinya, bagaimana ia bisa bertransmigrasi ketubuh ini, bagaimana Cllara asli meminta agar bisa terlahir kembali dari rahimnyaa, serta bagaimana ia bertemu dengan raganya tanpa tau jiwa siapa yang berada di dalam raganya.
Cllara menceritakan semuanya kepada Zergan membuat pria itu semakin mengeratkan pelukannya, jadi selama ini wanita yang bersamanya bukan Cllara melainkan Bella??
Zergan mulai sedikit faham mengapa sifat Cllara setelah menikah dengannya dengan awal pertemuan itu berbanding terbalik.
Tanpa diketahui ada seseorang yang menguping dari balik pintu. Tangan laki-laki itu mengepal kuat bahkan urat-urat tangannya sangat terlihat jelas di mata manusia.
"Lo orang asing, dan gue tau itu. Lo bukan mama!!" Batinnya lalu pergi dari sana.
Yeyy akhirnya up jugaa..
Jangan lupa vote sama komen sebanyak-banyaknya.
Maaf kalo banyak typo, revisi setelah end ya?!
[NEXT]
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi Bella [END]
Fiksi Remaja⚠️cerita ini hanya di publish di lapak @Rhea_margareth, jika kalian menemukan cerita dengan alur seperti ini di lapak orang lain berarti itu plagiat‼️ "Weh!! njenggg!! mati guee.. " Seorang gadis berusia 20 tahun yang bernama Bella, yang menaglami k...
![Transmigrasi Bella [END]](https://img.wattpad.com/cover/345865040-64-k484779.jpg)