~ 46

270 38 17
                                    

Ha Jin menunggu dalam ketidakpastian yang menyebalkan, memindahkan pandangannya antara pintu masuk dan jam yang bertengger di tangan kanannya.

Adakah pekerjaan yang lebih menyebalkan selain menunggu?

Oh sial.

"Noona apa kau tahu bagaimana saat ini raut wajahmu?".

Ha Jin melirik sebentar pada adiknya tapi memilih tak menjawab.

"Demi Tuhan kau seperti sudah sangat tak sabar menemui kekasihmu yang berada di benua lain namun sayangnya ibumu tak memberi izin untuk menemuinya". Lee Goon melanjutkan dengan, "Apa susahnya membatalkan penerbanganmu? Kyuhyun hyung jelas sudah tak memberimu izin, kuharap kau jangan egois lagi dengan tetap memilih pergi. Kau harus lebih mementingkan suamimu di atas segalanya".

Benar.

Ha Jin belum pernah menanyakan ini pada adiknya semenjak untuk pertama kalinya ia tahu.

"Kenapa akhirnya kau mengurungkan niatmu untuk memisahkanku dengan Kyuhyun? Lee Goon, karena perbuatanmu itu aku menganggap diriku wanita tanpa suami".

Lee Goon mengerjapkan matanya, "Jangan mengalihkan pembicaraan. Cukup berterima kasih padaku, setidaknya hingga detik ini kalian masih suami dan istri, bukan pasangan bercerai".

"Lee Goon—".

Ha Jin setidaknya ingin memukul kepala adiknya sekali tapi suara kecil Han Byul yang duduk di sampingnya menginterupsi, "Mami, apa bercerai sama dengan ayah dan ibu Margareth yang sempat mau pisah?".

Ha Jin menatap wajah polos Han Byul dengan perasaan mendadak bersalah.

Akan seperti apa jika waktu itu Lee Goon tak mengurungkan niatnya?

Akan seperti apa jadinya jika Lee Goon membuatnya benar-benar bukan istri Cho Kyuhyun lagi?

"Mami, Byubyul tak mau mami dan appa daddy bercerai".

Ha Jin berusaha menarik lengkungan senyumnya untuk berkata, "Mami dan appa tidak begitu sayang".

Han Byul memberenggut sedikit dengan bersandar pada satu lengan Ha Jin, "Byubyul tidak mau kehilangan appa daddy lagi". Han Byul melanjutkan, "Mami, kemarin kalian sudah tidur bersama. Itu artinya kalian akan terus bersama kan?".

"Apa?". Seru Lee Goon.

"Ti—tidur bersama? Kalian sudah melangkah sejauh itu?". Reaksi yang sama di tunjukkan oleh Park Moon Bin.

Ha Jin menatap adiknya dan Moon Bin sebentar kemudian kembali menatap Han Byul, "Byubyul-ah".

"Hmm, mami".

Ha Jin menarik nafasnya dalam.

Sekuat itu gen yang Cho Kyuhyun berikan pada Han Byul?

Secara keseluruhan Lee Han Byul benar-benar mengambil garis wajah ayahnya.

Ha Jin tersenyum kembali sembari mengusap rambut panjang Han Byul, "Sayangnya mami, appa daddy tak akan kemana-mana. Byubyul tak akan lagi kehilangan appa daddy, appa daddy selamanya milik Byubyul".

"Appa daddy juga milik mami, kan?".

Ha Jin tak menjawab tapi tersenyum kecil.

"Lihatlah, lihat putrimu". Seloroh Moon Bin, "Apa kau tega kembali memisahkannya dengan ayahnya? Kuharap kau membatalkan penerbanganmu Lee Ha Jin, kau tahu apa arti dari Cho Kyuhyun yang sedari pagi pergi dan belum kembali hingga detik ini? Dia benar-benar tak mau kau pergi, aku tahu kau punya maksud baik dengan menyelesaikan semua hal yang harus kau selesaikan disana, aku tahu maksudmu tentang ibu dari pria itu, siapa namanya? Mattew?". Moon Bin melanjutkan, "Aku tahu niat baikmu tapi suamimu tak mengizinkan. Jangan karena kau ingin menyelesaikan masalah disana sampai kau menimbulkan masalah lain untuk keluarga kecilmu sendiri".

Paid Bride, End.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang